MY TIPS DIGITAL PHOTOGRAPHY -->

ads

0852 5783 8909 Cara Menghindari Gagal Ginjal Kronis dengan PURTIER PLACENTA RIWAY di Kota Terdekat Denpasar


Purtier Placenta _ Terapi Sel Hidup (Live Sel Induk Therapy) yang merupakan sistem SUPER SUPLEMEN NUTRISI yang mengandung EMBRYONIC Stem Cell dari PLACENTA RUSA (tidak ada pengorbanan nyawa rusa) yang adalah teknologi Selandia Baru.
Purtier Placenta Riway terdiri dari 9 jenis bahan berharga. Bahan yang berbeda di Kapsul Sel Hidup Purtier dapat memperbaiki penyakit yang disebabkan gaya hidup dan gejala metabolik. Merangsang proses regenerasi, menjamin kesehatan organ tubuh dan daya hidup, membantu proses membalikkan penuaan. Membantu Proses Pemulihan gula darah, Osteoporosis, Menopause, kelelahan yang berkepanjangan dan lain-lain.

Purtier memiliki kualitas tertinggi dan nilai yang luar biasa, Purtier Placenta adalah produk kecantikan dan kesehatan dengan kualitas tinggi, karena tidak hanya membuat Anda terlihat dan merasa lebih muda, tetapi juga memberikan puluhan manfaat penting bagi tubuh dan benar-benar meremajakan tubuh Anda dari dalam sampai keluar. Seperti disebutkan di atas, Purtier Placenta Riway pada dasarnya adalah sebuah bentuk Terapi Live Stem Cell (Terapi Sel Punca yang Hidup) Rusa, dimana lebih aman, lebih murah, tetapi lebih etis dan efektif daripada Terapi Stem Cell Manusia yang lebih dikenal.

Purtier Placenta adalah hasil dari lebih 15 tahun penelitian ilmiah yang intensif dan pengembangan oleh klinik laboratorium yang terkenal dari New Zealand.

Sebelum penemuannya, Terapi Live Stem Cell (Terapi Sel Punca yang Hidup) setara (dalam bentuk injeksi) biayanya USD 30.000 per satu kali terapi di tahun 1960-an (lebih dari USD 200.000 dalam mata uang sekarang), hanya terjangkau oleh orang yang sangat kaya dan selebriti terkenal yang menganggap sebagai salah satu suplemen yang paling berharga di dunia.

Purtier (dalam bentuk kapsul gel lunak berteknologi tinggi) seefektif dengan Terapi Live Stem Cell, tetapi dengan kurang dari 10% dari biaya aslinya! Fakta-fakta ini memberikan nilai yang luar biasa untuk Purtier Placenta.

Info Produk dan Pembelian 0878 5452 3931/0852 5783 8909

MANFAAT KONSUMSI PURTIER PLACENTA
Anti-aging
Regenerasi sel beserta jaringan tubuh
Hiperpigmentasi wajah
Pori-pori wajah yang membesar dan kekusaman
Kulit kering, tipis dan keriput
Gangguan tidur (sleeping disorder)
Gangguan pencernaan dan sering sembelit.
Gangguan peredaran darah.
Masalah peradangan sendi.
Penurunan sistem ketahanan tubuh.
Gangguan konsentrasi dan penurunan kewaspadaan.
Disfungsi seksual pria / wanita
Gangguan menstruasi dan gangguan lain yang berhubungan dengan kewanitaan
Sindrom pre-menopause
Berat badan yang tidak stabil
Hiperkolesterolemia dan hipertensi.
Permasalahan yang berhubungan dengan penyakit jantung, kanker dan penyakit degeneratif lainnya
Menurunnya stamina dan energi dalam tubuh
Menurunnya gairah seks dan vitalitas

*) Disclaimer : Hasil yang dicapai bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh dan gangguan kesehatan masing-masing

CARA KONSUMSI PURTIER PLACENTA
Purtier Placenta ini ditujukan kepada orang-orang yang memiliki keluhan tentang kesehatan ataupun orang yang sehat sekalipun. Bisa dimulai pada umur 25 tahun, untuk proses regenerasi sel (tampak lebih muda).

Minum secara rutin dalam jangka waktu 6 bulan agar hasil maksimal.

Bulan pertama, konsumsi 4 kapsul setiap hari. Di pagi hari 1 jam sebelum makan (2 kapsul) dan di malam hari 1 jam sebelum makan (2 kapsul)
Bulan kedua dan seterusnya, konsumsi 2 kapsul setiap hari. Di pagi hari sebelum makan dan di malam hari sebelum makan (1 jam sebelumnya), masing masing 1 kapsul.
*1 box isi 60 kapsul

Info Produk dan Pembelian 0878 5452 3931/0852 5783 8909
 

Purtier Placenta Original Riway Edisi 6 - WA 0877-4327-6618

Gagal ginjal akut atau acute kidney injury adalah kondisi ketika ginjal berhenti berfungsi secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gangguan aliran darah ke ginjal, gangguan pada ginjal, atau masalah sumbatan pada saluran urine.

Ginjal adalah organ yang memiliki fungsi utama untuk menyaring limbah sisa metabolisme dari dalam darah dan membuangnya melalui urine. Jika fungsi tersebut terhenti, limbah yang seharusnya dibuang malah menumpuk di dalam tubuh.

Acute Kidney Failure - alodokter

Kerusakan ginjal pada gagal ginjal akut dapat terjadi tiba-tiba. Kondisi ini dapat membahayakan nyawa penderitanya. Meskipun demikian, jika dideteksi dan diobati secara cepat dan tepat, kerusakan ginjal akibat gagal ginjal akut dapat disembuhkan.

Penyebab Gagal Ginjal Akut
Penyebab gagal ginjal akut sangat beragam, mulai dari gangguan aliran darah ke ginjal (prerenal), kerusakan pada ginjal itu sendiri, atau sumbatan pada aliran urine (postrenal). Berikut adalah penjelasannya:

Gangguan aliran darah ke ginjal
Ada beberapa penyakit dan kondisi yang dapat menghambat aliran darah ke ginjal dan memicu gagal ginjal, yaitu:

Kehilangan darah atau cairan akibat perdarahan, dehidrasi berat, atau diare berat
Operasi
Sepsis atau anafilaksis
Penyakit hati, seperti sirosis hati
Penyakit jantung, seperti gagal jantung atau serangan jantung
Luka bakar berat
Konsumsi obat-obatan, seperti aspirin, ibuprofen, naproxen, atau obat antihipertensi
Kerusakan pada ginjal
Gagal ginjal akut juga dapat terjadi akibat cedera atau kerusakan pada ginjal itu sendiri, misalnya akibat:

Glomerulonefritis atau peradangan pada saringan di ginjal
Rhabdomyolisis atau kerusakan pada jaringan otot
Penumpukan kolesterol yang menyumbat aliran darah ke ginjal
Penggumpalan darah di pembuluh darah vena dan arteri di ginjal
Skleroderma, yaitu kelompok penyakit yang menyerang kulit dan jaringan ikat
Sindrom hemolitik uremik, yaitu penyakit akibat sel darah merah pecah terlalu cepat
Sindrom tumor lisis, yaitu hancurnya sel-sel tumor yang berakibat pada lepasnya racun yang menyebabkan kerusakan ginjal
Penggunaan obat-obatan, seperti antibiotik aminoglikosida, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), obat hipertensi (seperti ACE inhibitor atau diuretik) dan obat kemoterapi
Penggunaan cairan kontras, yaitu cairan yang digunakan pada pemeriksaan foto Rontgen atau CT scan
Paparan racun, alkohol, kokain, atau logam berat
Penyumbatan pada saluran urine
Adanya sumbatan pada saluran urine, termasuk pelvis ginjal, ureter, kandung kemih, atau uretra, akan menyebabkan kembalinya cairan ke ginjal. Kondisi ini akan merusak ginjal dan bisa menyebabkan gagal ginjal akut. Beberapa penyakit yang dapat menyumbat saluran urine adalah:

Batu ginjal
Tumor pada saluran kemih, ginjal, atau organ yang ada di sekitar ginjal
Pembesaran prostat
Striktur atau jaringan ikat pada saluran kemih
Kerusakan pada saraf kandung kemih (neurogenic bladder)
Efek samping operasi pada panggul
Trombosis pada pembuluh darah vena ginjal
Faktor Risiko Gagal Ginjal Akut
Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terserang gagal ginjal, yaitu:

Berusia 65 tahun ke atas
Sedang menjalani kemoterapi atau perawatan intensif lain
Pernah menderita gagal ginjal sebelumnya
Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit ginjal
Menderita kanker atau sedang menjalani pengobatan kanker
Menderita penyakit ginjal atau pernah mengalami gagal ginjal sebelumnya
Menderita diabetes, hipertensi, gagal jantung, penyakit liver, penyakit arteri perifer atau obesitas
Gejala Gagal Ginjal Akut
Gejala gagal ginjal akut bisa muncul dalam hitungan hari atau bahkan jam setelah gangguan pada ginjal terjadi. Gejalanya berupa:

Jumlah dan frekuensi urine berkurang
Pembengkakan pada tungkai akibat penumpukan cairan
Tubuh mudah lelah
Sesak napas
Gangguan irama jantung
Nyeri atau sensasi tertekan di dada
Napas berbau tidak sedap
Muncul ruam atau rasa gatal di kulit
Nafsu makan menurun
Mual dan muntah
Demam
Sakit di perut dan punggung
Nyeri atau pembengkakan pada sendi
Tremor di tangan
Kejang
Koma
Kapan harus ke dokter
Segera ke IGD bila mengalami gejala gagal ginjal akut, terutama bila Anda pernah mengalami gagal ginjal atau memiliki keluarga dengan riwayat penyakit ginjal.

Periksakan diri ke dokter secara rutin jika Anda menderita penyakit kronis yang bisa menyebabkan gagal ginjal akut, seperti hipertensi dan diabetes.

Untuk mencegah terjadinya gagal ginjal akut akibat penggunaan obat-obatan, jangan mengonsumsi obat sembarangan dan selalu ikuti aturan yang diberikan oleh dokter.

Diagnosis Gagal Ginjal Akut
Dokter akan menanyakan gejala yang dialami dan riwayat penyakit pasien, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang yang meliputi:

Tes darah, untuk mengukur kadar kreatinin dan urea nitrogen yang akan meningkat pada gagal ginjal akut, serta untuk mengukur laju filtrasi glomerulus (glomerular fitration rate) guna menilai tingkat keparahan gagal ginjal akut
Tes urine, untuk mengukur kadar elektrolit dalam urine dan mengukur volume urine yang keluar
Pemindaian dengan USG, CT scan, atau MRI, untuk melihat kondisi ginjal dan mendeteksi ada tidaknya tumor atau sumbatan pada saluran kemih atau pembuluh darah ke ginjal
Biopsi ginjal, untuk mendeteksi ketidaknormalan pada jaringan ginjal
Pengobatan Gagal Ginjal Akut
Pengobatan gagal ginjal akut bertujuan untuk mencegah komplikasi dan mengembalikan fungsi ginjal. Pasien biasanya perlu menjalani rawat inap yang lamanya tergantung pada seberapa parah kondisinya dan seberapa cepat ginjalnya dapat kembali pulih.

Metode pengobatan gagal ginjal akut tergantung pada penyebabnya. Beberapa metode pengobatan yang bisa diberikan oleh dokter adalah:

Pengaturan pola makan, yaitu dengan membatasi konsumsi makanan tinggi garam dan kalium selama proses penyembuhan ginjal
Pemberian obat-obatan, yaitu dengan memberikan obat yang dapat menyeimbangkan kadar elektrolit di dalam darah, memberikan obat diuretik untuk mengeluarkan kelebihan cairan, antibiotik jika gagal ginjal disebabkan oleh infeksi bakteri
Cuci darah, yaitu prosedur yang dilakukan bila kerusakan ginjal cukup parah
Komplikasi Gagal Ginjal Akut
Gagal ginjal akut dapat menyebabkan kematian dan sejumlah komplikasi berikut:

Asidosis metabolik (meningkatnya kadar asam dalam darah)
Ketidakseimbangan elektrolit
Edema paru atau penumpukan cairan di paru-paru
Penyakit jantung, seperti gagal jantung, serangan jantung, aritmia, atau henti jantung
Gangguan pada sistem pencernaan, termasuk perdarahan saluran cerna
Kerusakan ginjal yang bersifat permanen
Hiperkalemia atau tingginya kadar kalium
Gangguan saraf akibat penumpukan ureum atau uremia
Pencegahan Gagal Ginjal Akut
Cara untuk mencegah gagal ginjal akut adalah dengan menjaga kesehatan ginjal dengan melakukan beberapa langkah di bawah ini:

Mengonsumsi makanan sehat
Membatasi asupan garam
Menjaga berat badan ideal
Mengontrol kadar gula darah
Mengontrol tekanan darah
Minum air putih dalam kadar yang cukup
Membatasi konsumsi obat pereda nyeri
Membatasi konsumsi minuman beralkohol
Berhenti merokok
Mengelola stres dengan baik
Berolahraga secara teratur

Jika Anda saat ini sedang menderita penyakit GINJAL AKUT segera obati dengan PURTIER PLACENTA RIWAY.
SEGERA PESAN UNTUK KESEMBUHAN ANDA..!

TLP/WA 0878 5452 3931/0852 5783 8909

Purtier Placenta 6th edition Product Presentation - Indonesia

Penyakit ginjal kronis (PGK) atau gagal ginjal kronis (GGK) adalah kondisi saat fungsi ginjal menurun secara bertahap karena kerusakan ginjal. Secara medis, gagal ginjal kronis didefinisikan sebagai penurunan laju penyaringan atau filtrasi ginjal selama 3 bulan atau lebih.  

Ginjal berfungsi menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah sebelum dibuang melalui cairan urine. Setiap hari, kedua ginjal menyaring sekitar 120-150 liter darah, dan menghasilkan sekitar 1-2 liter urine.

Gagal Ginjal Kronis-Alodokter
Di dalam setiap ginjal, terdapat unit penyaring atau nefron yang terdiri dari glomerulus dan tubulus. Glomerulus menyaring cairan dan limbah untuk dikeluarkan, serta mencegah keluarnya sel darah dan molekul besar yang berbentuk protein.

Selanjutnya, saat darah melewati unit penyaring tubulus, mineral yang dibutuhkan tubuh disaring kembali sedangkan sisanya dibuang sebagai limbah.

Selain menyaring limbah dan kelebihan cairan, fungsi ginjal lain yang penting dalam tubuh, di antaranya:

Menghasilkan enzim renin yang menjaga tekanan darah dan kadar garam dalam tubuh tetap normal.
Membuat hormon eritropoietin yang merangsang sumsum tulang memproduksi sel darah merah.
Memproduksi vitamin Ddalam bentuk aktif yang menjaga kesehatan tulang.
Dalam kondisi gagal ginjal kronis, cairan dan elektrolit, serta limbah dapat menumpuk dalam tubuh. Gejala dapat terasa lebih jelas saat fungsi ginjal sudah semakin menurun. Pada tahap akhir GGK, kondisi penderita dapat berbahaya jika tidak ditangani dengan terapi pengganti ginjal, salah satunya cuci darah.

Penyakit ginjal kronis merupakan masalah kesehatan global yang jumlahnya terus meningkat. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 oleh Kementrian Kesehatan RI, sebanyak 0,2% dari total jumlah penduduk Indonesia.

Berdasarkan Indonesian Renal Registry yang digagas oleh perkumpulan dokter ginjal se-Indonesia, pada tahun 2016, lebih dari 8000 pasien GGK disebabkan oleh diabetes (nefropati diabetik), dan merupakan penyebab terbanyak di Indonesia. Disusul oleh hipertensi yang jumlahnya hampir 4000 penderita. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan ginjal mengalami gangguan tersebut, salah satunya adalah terlalu sering mengonsumsi makanan penyebab gagal ginjal.

Penderita GGK yang aktif cuci darah juga terus meningkat dari 30 ribu pada tahun 2015, menjadi lebih dari 50 ribu pada tahun 2016. Hal ini baik, karena semakin banyak penderita gagal ginjal kronis tahap akhir yang sudah mengerti dengan pengobatannya. Namun di sisi lain juga menjadi peringatan karena kurang baiknya penanganan gagal ginjal kronis, sehingga membutuhkan terapi pengganti ginjal.

Gejala dan Penyebab Gagal Ginjal Kronis
Gejala gagal ginjal kronis seringkali muncul ketika sudah masuk tahap lanjut. Gejala tersebut meliputi:

Kemunculan darah dalam urine.
Pembengkakan pada tungkai.
Tekanan darah tinggi yang tidak terkendali.
Gagal ginjal kronis disebabkan oleh kerusakan fungsi ginjal, akibat penyakit yang terjadi dalam jangka panjang. Beberapa penyakit yang bisa menjadi penyebab gagal ginjal tersebut, antara lain diabetes, tekanan darah tinggi, atau penyakit asam urat.

Cara Mengobati dan Mencegah Gagal Ginjal Kronis
Penanganan GGK bertujuan untuk meredakan gejala dan mencegah kondisi penyakit bertambah buruk akibat limbah yang tidak dapat dikeluarkan dari tubuh. Untuk itu, deteksi dini dan penanganan secepatnya sangat diperlukan. Secara umum, pengobatan gagal ginjal kronis meliputi:

Pemberian obat-obatan
Cuci darah
Transplantasi ginjal
Untuk mencegah penyakit ini, jalani pola hidup sehat dengan menghindari kondisi yang dapat memicu gagal ginjal kronis.

Komplikasi Gagal Ginjal Kronis
Gagal ginjal kronis dapat memicu sejumlah komplikasi, antara lain:

Gangguan elektrolit, seperti penumpukan fosfor dan hiperkalemia atau kenaikan kadar kalium yang tinggi dalam darah.
Penyakit jantung dan pembuluh darah.
Penumpukan kelebihan cairan di rongga tubuh, misalnya edema paru atau asites.
Anemia atau kekurangan sel darah merah.
Kerusakan sistem saraf pusat dan menimbulkan kejang.

Jika Anda saat ini sedang menderita penyakit GINJAL KRONIS segera obati dengan PURTIER PLACENTA RIWAY.
SEGERA PESAN UNTUK KESEMBUHAN ANDA..!

TLP/WA 0878 5452 3931/0852 5783 8909
 

Maret 09, 2021

0852 5783 8909 Cara Mengobati Penyakit Stroke Ringan dengan PURTIER PLACENTA RIWAY di Kota Terdekat  
Solo


Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati.

Ketika sebagian area otak mati, bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik. Stroke adalah keadaan darurat medis karena sel otak dapat mati hanya dalam hitungan menit. Penanganan yang cepat dapat meminimalkan kerusakan otak dan kemungkinan munculnya komplikasi.

stroke-alodokter
Menurut riset kesehatan dasar yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan RI pada tahun 2013, di Indonesia terdapat lebih dari 2 juta penduduk, atau 12 dari 1000 penduduk, menderita stroke dengan persentase terbesar berasal dari provinsi Sulawesi Selatan.

Selain itu, stroke juga merupakan pembunuh nomor 1 di Indonesia, lebih dari 15% kematian di Indonesia disebabkan oleh stroke. Stroke iskemik atau stroke infark memiliki kejadian yang lebih sering dibandingkan dengan stroke hemoragik, namun stroke hemoragik membunuh lebih sering dibandingkan dengan stroke iskemik.

Hipertensi yang diikuti dengan diabetes dan kolesterol tinggi merupakan kondisi yang paling sering meningkatkan risiko terjadinya stroke di Indonesia.

Gejala dan Penyebab Stroke
Gejala stroke dapat berbeda pada tiap penderitanya, tetapi gejala yang paling sering dijumpai adalah:

Tungkai mati rasa
Bicara menjadi kacau
Wajah terlihat menurun
Penyebab stroke sangat bervariasi, mulai dari gumpalan darah pada pembuluh darah di otak, tekanan darah tinggi, hingga pengaruh obat-obatan pengencer darah.

Stroke sangat berisiko dialami penderita tekanan darah tinggi (khususnya hipertensi maligna), kolesterol tinggi, berat badan berlebih, dan diabetes. Risiko yang sama juga dapat terjadi pada orang yang kurang olahraga, serta memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol dan merokok.

Pengobatan dan Pencegahan Stroke
Pengobatan stroke tergantung kepada kondisi yang dialami pasien. Dokter dapat memberikan obat-obatan atau melakukan operasi. Sedangkan untuk memulihkan kondisi, pasien akan dianjurkan menjalani fisioterapi, dan diikuti terapi psikologis apabila diperlukan.

Untuk mencegah stroke, dokter menyarankan untuk:

Menerapkan pola makan yang sehat.
Berolahraga secara rutin.
Hindari merokok dan mengonsumsi minuman keras.
Komplikasi Stroke
Stroke dapat menyebabkan munculnya berbagai masalah kesehatan lain yang dapat membahayakan nyawa, antara lain:

Deep vein thrombosis atau penggumpalan darah di tungkai.
Hidrosefalus akibat menumpuknya cairan otak di dalam rongga otak.
Disfagia atau gangguan refleks otot saat menelan.

Jika Anda saat ini sedang menderita penyakit STROKE segera obati dengan PURTIER PLACENTA RIWAY.
SEGERA PESAN UNTUK KESEMBUHAN ANDA..!

TLP/WA 0878 5452 3931/0852 5783 8909

PURTIER SILVER LINING- Purtier Placenta Sixth Edition- Introduction in English Version.

Purtier Placenta Riway  adalah Terapi Sel Hidup (Live Sel Punca Therapy) yang merupakan sistem SUPER SUPLEMEN NUTRISI yang mengandung EMBRYONIC Sel Punca dari PLACENTA RUSA (tidak ada pengorbanan nyawa rusa) yang adalah teknologi Selandia Baru.
Purtier terdiri dari 9 jenis bahan berharga. Bahan yang berbeda di Kapsul Sel Hidup Purtier Placenta Riway dapat memperbaiki penyakit yang disebabkan gaya hidup dan gejala metabolik. Merangsang proses regenerasi, menjamin kesehatan organ tubuh dan daya hidup, membantu proses membalikkan penuaan. Membantu Proses Pemulihan gula darah, Osteoporosis, Menopause, kelelahan yang berkepanjangan dan lain-lain.

Purtier Placenta memiliki kualitas tertinggi dan nilai yang luar biasa, Purtier adalah produk kecantikan dan kesehatan dengan kualitas tinggi, karena tidak hanya membuat Anda terlihat dan merasa lebih muda, tetapi juga memberikan puluhan manfaat penting bagi tubuh dan benar-benar meremajakan tubuh Anda dari dalam sampai keluar. Seperti disebutkan di atas, Purtier Placenta pada dasarnya adalah sebuah bentuk Terapi Live Stem Cell (Terapi Sel Punca yang Hidup) Rusa, dimana lebih aman, lebih murah, tetapi lebih etis dan efektif daripada Terapi Sel Punca Manusia yang lebih dikenal.

Purtier adalah hasil dari lebih 15 tahun penelitian ilmiah yang intensif dan pengembangan oleh klinik laboratorium yang terkenal dari Selandia Baru.

Sebelum penemuannya, Terapi Live Stem Cell (Terapi Sel Punca yang Hidup) setara (dalam bentuk injeksi) biayanya USD 30.000 per satu kali terapi di tahun 1960-an (lebih dari USD 200.000 dalam mata uang sekarang), hanya terjangkau oleh orang yang sangat kaya dan selebriti terkenal yang menganggap sebagai salah satu suplemen yang paling berharga di dunia.

Purtier (dalam bentuk kapsul gel lunak berteknologi tinggi) seefektif dengan Terapi Live Sel Punca, tetapi dengan kurang dari 10% dari biaya aslinya! Fakta-fakta ini memberikan nilai yang luar biasa untuk Purtier Placenta Riway.

Info Produk dan Pembelian 0878 5452 3931/0852 5783 8909

MANFAAT KONSUMSI PURTIER PLACENTA
Anti-aging
Regenerasi sel beserta jaringan tubuh
Hiperpigmentasi wajah
Pori-pori wajah yang membesar dan kekusaman
Kulit kering, tipis dan keriput
Gangguan tidur (sleeping disorder)
Gangguan pencernaan dan sering sembelit.
Gangguan peredaran darah.
Masalah peradangan sendi.
Penurunan sistem ketahanan tubuh.
Gangguan konsentrasi dan penurunan kewaspadaan.
Disfungsi seksual pria / wanita
Gangguan menstruasi dan gangguan lain yang berhubungan dengan kewanitaan
Sindrom pre-menopause
Berat badan yang tidak stabil
Hiperkolesterolemia dan hipertensi.
Permasalahan yang berhubungan dengan penyakit jantung, kanker dan penyakit degeneratif lainnya
Menurunnya stamina dan energi dalam tubuh
Menurunnya gairah seks dan vitalitas

*) Disclaimer : Hasil yang dicapai bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh dan gangguan kesehatan masing-masing

CARA KONSUMSI PURTIER PLACENTA
Purtier Placenta ini ditujukan kepada orang-orang yang memiliki keluhan tentang kesehatan ataupun orang yang sehat sekalipun. Bisa dimulai pada umur 25 tahun, untuk proses regenerasi sel (tampak lebih muda).

Minum secara rutin dalam jangka waktu 6 bulan agar hasil maksimal.

Bulan pertama, konsumsi 4 kapsul setiap hari. Di pagi hari 1 jam sebelum makan (2 kapsul) dan di malam hari 1 jam sebelum makan (2 kapsul)
Bulan kedua dan seterusnya, konsumsi 2 kapsul setiap hari. Di pagi hari sebelum makan dan di malam hari sebelum makan (1 jam sebelumnya), masing masing 1 kapsul.
*1 box isi 60 kapsul

Info Produk dan Pembelian 0878 5452 3931/0852 5783 8909

Maret 08, 2021

0852 5783 8909 Cara Mengobati Penyakit Stroke dengan Bahan Alami dengan PURTIER PLACENTA RIWAY di Kota Terdekat Denpasar


Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati.

Ketika sebagian area otak mati, bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik. Stroke adalah keadaan darurat medis karena sel otak dapat mati hanya dalam hitungan menit. Penanganan yang cepat dapat meminimalkan kerusakan otak dan kemungkinan munculnya komplikasi.

stroke-alodokter
Menurut riset kesehatan dasar yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan RI pada tahun 2013, di Indonesia terdapat lebih dari 2 juta penduduk, atau 12 dari 1000 penduduk, menderita stroke dengan persentase terbesar berasal dari provinsi Sulawesi Selatan.

Selain itu, stroke juga merupakan pembunuh nomor 1 di Indonesia, lebih dari 15% kematian di Indonesia disebabkan oleh stroke. Stroke iskemik atau stroke infark memiliki kejadian yang lebih sering dibandingkan dengan stroke hemoragik, namun stroke hemoragik membunuh lebih sering dibandingkan dengan stroke iskemik.

Hipertensi yang diikuti dengan diabetes dan kolesterol tinggi merupakan kondisi yang paling sering meningkatkan risiko terjadinya stroke di Indonesia.

Gejala dan Penyebab Stroke
Gejala stroke dapat berbeda pada tiap penderitanya, tetapi gejala yang paling sering dijumpai adalah:

Tungkai mati rasa
Bicara menjadi kacau
Wajah terlihat menurun
Penyebab stroke sangat bervariasi, mulai dari gumpalan darah pada pembuluh darah di otak, tekanan darah tinggi, hingga pengaruh obat-obatan pengencer darah.

Stroke sangat berisiko dialami penderita tekanan darah tinggi (khususnya hipertensi maligna), kolesterol tinggi, berat badan berlebih, dan diabetes. Risiko yang sama juga dapat terjadi pada orang yang kurang olahraga, serta memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol dan merokok.

Pengobatan dan Pencegahan Stroke
Pengobatan stroke tergantung kepada kondisi yang dialami pasien. Dokter dapat memberikan obat-obatan atau melakukan operasi. Sedangkan untuk memulihkan kondisi, pasien akan dianjurkan menjalani fisioterapi, dan diikuti terapi psikologis apabila diperlukan.

Untuk mencegah stroke, dokter menyarankan untuk:

Menerapkan pola makan yang sehat.
Berolahraga secara rutin.
Hindari merokok dan mengonsumsi minuman keras.
Komplikasi Stroke
Stroke dapat menyebabkan munculnya berbagai masalah kesehatan lain yang dapat membahayakan nyawa, antara lain:

Deep vein thrombosis atau penggumpalan darah di tungkai.
Hidrosefalus akibat menumpuknya cairan otak di dalam rongga otak.
Disfagia atau gangguan refleks otot saat menelan.

Jika Anda saat ini sedang menderita penyakit STROKE segera obati dengan PURTIER PLACENTA RIWAY.
SEGERA PESAN UNTUK KESEMBUHAN ANDA..!

TLP/WA 0878 5452 3931/0852 5783 8909

Purtier Placenta - Explained By Dr. Leo Olarte

Purtier Placenta  adalah Terapi Sel Hidup (Live Sel Induk Therapy) yang merupakan sistem SUPER SUPLEMEN NUTRISI yang mengandung EMBRYONIC Stem Cell dari PLACENTA RUSA (tidak ada pengorbanan nyawa rusa) yang adalah teknologi Selandia Baru.
Purtier terdiri dari 9 jenis bahan berharga. Bahan yang berbeda di Kapsul Sel Hidup Purtier dapat memperbaiki penyakit yang disebabkan gaya hidup dan gejala metabolik. Merangsang proses regenerasi, menjamin kesehatan organ tubuh dan daya hidup, membantu proses membalikkan penuaan. Membantu Proses Pemulihan gula darah, Osteoporosis, Menopause, kelelahan yang berkepanjangan dan lain-lain.

Purtier Placenta Riway memiliki kualitas tertinggi dan nilai yang luar biasa, Purtier Placenta Riway adalah produk kecantikan dan kesehatan dengan kualitas tinggi, karena tidak hanya membuat Anda terlihat dan merasa lebih muda, tetapi juga memberikan puluhan manfaat penting bagi tubuh dan benar-benar meremajakan tubuh Anda dari dalam sampai keluar. Seperti disebutkan di atas, Purtier pada dasarnya adalah sebuah bentuk Terapi Live Stem Cell (Terapi Stem Cell yang Hidup) Rusa, dimana lebih aman, lebih murah, tetapi lebih etis dan efektif daripada Terapi Sel Induk Manusia yang lebih dikenal.

Purtier Placenta adalah hasil dari lebih 15 tahun penelitian ilmiah yang intensif dan pengembangan oleh klinik laboratorium yang terkenal dari Selandia Baru.

Sebelum penemuannya, Terapi Live Sel Induk (Terapi Sel Punca yang Hidup) setara (dalam bentuk injeksi) biayanya USD 30.000 per satu kali terapi di tahun 1960-an (lebih dari USD 200.000 dalam mata uang sekarang), hanya terjangkau oleh orang yang sangat kaya dan selebriti terkenal yang menganggap sebagai salah satu suplemen yang paling berharga di dunia.

Purtier (dalam bentuk kapsul gel lunak berteknologi tinggi) seefektif dengan Terapi Live Stem Cell, tetapi dengan kurang dari 10% dari biaya aslinya! Fakta-fakta ini memberikan nilai yang luar biasa untuk Purtier Placenta Riway.

Info Produk dan Pembelian 0878 5452 3931/0852 5783 8909

MANFAAT KONSUMSI PURTIER PLACENTA
Anti-aging
Regenerasi sel beserta jaringan tubuh
Hiperpigmentasi wajah
Pori-pori wajah yang membesar dan kekusaman
Kulit kering, tipis dan keriput
Gangguan tidur (sleeping disorder)
Gangguan pencernaan dan sering sembelit.
Gangguan peredaran darah.
Masalah peradangan sendi.
Penurunan sistem ketahanan tubuh.
Gangguan konsentrasi dan penurunan kewaspadaan.
Disfungsi seksual pria / wanita
Gangguan menstruasi dan gangguan lain yang berhubungan dengan kewanitaan
Sindrom pre-menopause
Berat badan yang tidak stabil
Hiperkolesterolemia dan hipertensi.
Permasalahan yang berhubungan dengan penyakit jantung, kanker dan penyakit degeneratif lainnya
Menurunnya stamina dan energi dalam tubuh
Menurunnya gairah seks dan vitalitas

*) Disclaimer : Hasil yang dicapai bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh dan gangguan kesehatan masing-masing

CARA KONSUMSI PURTIER PLACENTA
Purtier Placenta ini ditujukan kepada orang-orang yang memiliki keluhan tentang kesehatan ataupun orang yang sehat sekalipun. Bisa dimulai pada umur 25 tahun, untuk proses regenerasi sel (tampak lebih muda).

Minum secara rutin dalam jangka waktu 6 bulan agar hasil maksimal.

Bulan pertama, konsumsi 4 kapsul setiap hari. Di pagi hari 1 jam sebelum makan (2 kapsul) dan di malam hari 1 jam sebelum makan (2 kapsul)
Bulan kedua dan seterusnya, konsumsi 2 kapsul setiap hari. Di pagi hari sebelum makan dan di malam hari sebelum makan (1 jam sebelumnya), masing masing 1 kapsul.
*1 box isi 60 kapsul

Info Produk dan Pembelian 0878 5452 3931/0852 5783 8909

Maret 08, 2021

0878 5452 3931 Cara Mengobati Penyakit Diabetes Tanpa Obat PURTIER PLACENTA RIWAY di Kota Terdekat Riau

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia.

Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita.

alodokter-diabetes
Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.

Jenis-Jenis Diabetes
Secara umum, diabetes dibedakan menjadi dua jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 terjadi karena sistem kekebalan tubuh penderita menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Hal ini mengakibatkan peningkatan kadar glukosa darah, sehingga terjadi kerusakan pada organ-organ tubuh. Diabetes tipe 1 dikenal juga dengan diabetes autoimun. Pemicu timbulnya keadaan autoimun ini masih belum diketahui dengan pasti. Dugaan paling kuat adalah disebabkan oleh faktor genetik dari penderita yang dipengaruhi juga oleh faktor lingkungan.

Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang lebih sering terjadi. Diabetes jenis ini disebabkan oleh sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga insulin yang dihasilkan tidak dapat dipergunakan dengan baik (resistensi sel tubuh terhadap insulin). Sekitar 90-95% persen penderita diabetes di dunia menderita diabetes tipe ini.

Selain kedua jenis diabetes tersebut, terdapat jenis diabetes khusus pada ibu hamil yang dinamakan diabetes gestasional. Diabetes pada kehamilan disebabkan oleh perubahan hormon, dan gula darah akan kembali normal setelah ibu hamil menjalani persalinan.

Gejala Diabetes
Diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu, bahkan beberapa hari saja. Sedangkan pada diabetes tipe 2, banyak penderitanya yang tidak menyadari bahwa mereka telah menderita diabetes selama bertahun-tahun, karena gejalanya cenderung tidak spesifik. Beberapa ciri-ciri diabetes tipe 1 dan tipe 2 meliputi:

Sering merasa haus.
Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
Sering merasa sangat lapar.
Turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
Berkurangnya massa otot.
Terdapat keton dalam urine. Keton adalah produk sisa dari pemecahan otot dan lemak akibat tubuh tidak dapat menggunakan gula sebagai sumber energi.
Lemas.
Pandangan kabur.
Luka yang sulit sembuh.
Sering mengalami infeksi, misalnya pada gusi, kulit, vagina, atau saluran kemih.
Beberapa gejala lain juga bisa menjadi ciri-ciri bahwa seseorang mengalami diabetes, antara lain:

Mulut kering.
Rasa terbakar, kaku, dan nyeri pada kaki.
Gatal-gatal.
Disfungsi ereksi atau impotensi.
Mudah tersinggung.
Mengalami hipoglikemia reaktif, yaitu hipoglikemia yang terjadi beberapa jam setelah makan akibat produksi insulin yang berlebihan.
Munculnya bercak-bercak hitam di sekitar leher, ketiak, dan selangkangan, (akantosis nigrikans) sebagai tanda terjadinya resistensi insulin.
Beberapa orang dapat mengalami kondisi prediabetes, yaitu kondisi ketika glukosa dalam darah di atas normal, namun tidak cukup tinggi untuk didiagnosis sebagai diabetes. Seseorang yang menderita prediabetes dapat menderita diabetes tipe 2 jika tidak ditangani dengan baik.

Faktor risiko diabetes
Seseorang akan lebih mudah mengalami diabetes tipe 1 jika memiliki faktor-faktor risiko, seperti:

Memiliki keluarga dengan riwayat diabetes tipe 1.
Menderita infeksi virus.
Orang berkulit putih diduga lebih mudah mengalami diabetes tipe 1 dibandingkan ras lain.
Bepergian ke daerah yang jauh dari khatulistiwa (ekuator).
Diabetes tipe 1 banyak terjadi pada usia 4-7 tahun dan 10-14 tahun, walaupun diabetes tipe 1 dapat muncul pada usia berapapun.
Sedangkan pada kasus diabetes tipe 2, seseorang akan lebih mudah mengalami kondisi ini jika memiliki faktor-faktor risiko, seperti:

Kelebihan berat badan.
Memiliki keluarga dengan riwayat diabetes tipe 2.
Kurang aktif. Aktivitas fisik membantu mengontrol berat badan, membakar glukosa sebagai energi, dan membuat sel tubuh lebih sensitif terhadap insulin. Kurang aktif beraktivitas fisik menyebabkan seseorang lebih mudah terkena diabetes tipe 2.
Usia. Risiko terjadinya diabetes tipe 2 akan meningkat seiring bertambahnya usia.
Menderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
Memiliki kadar kolesterol dan trigliserida abnormal. Seseorang yang memiliki kadar kolesterol baik atau HDL (high-density lipoportein) yang rendah dan kadar trigliserida yang tinggi lebih berisiko mengalami diabetes tipe 2.
Khusus pada wanita, ibu hamil yang menderita diabetes gestasional dapat lebih mudah mengalami diabetes tipe 2. Selain itu, wanita yang memiliki riwayat penyakit polycystic ovarian syndrome (PCOS) juga lebih mudah mengalami diabetes tipe 2.

Diagnosis Diabetes
Gejala diabetes biasanya berkembang secara bertahap, kecuali diabetes tipe 1 yang gejalanya dapat muncul secara tiba-tiba. Dikarenakan diabetes seringkali tidak terdiagnosis pada awal kemunculannya, maka orang-orang yang berisiko terkena penyakit ini dianjurkan menjalani pemeriksaan rutin. Di antaranya adalah:

Orang yang berusia di atas 45 tahun.
Wanita yang pernah mengalami diabetes gestasional saat hamil.
Orang yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) di atas 25.
Orang yang sudah didiagnosis menderita prediabetes.
Tes gula darah merupakan pemeriksaan yang mutlak akan dilakukan untuk mendiagnosis diabetes tipe 1 atau tipe 2. Hasil pengukuran gula darah akan menunjukkan apakah seseorang menderita diabetes atau tidak. Dokter akan merekomendasikan pasien untuk menjalani tes gula darah pada waktu dan dengan metode tertentu. Metode tes gula darah yang dapat dijalani oleh pasien, antara lain:

Tes gula darah sewaktu

Tes ini bertujuan untuk mengukur kadar glukosa darah pada jam tertentu secara acak. Tes ini tidak memerlukan pasien untuk berpuasa terlebih dahulu. Jika hasil tes gula darah sewaktu menunjukkan kadar gula 200 mg/dL atau lebih, pasien dapat didiagnosis menderita diabetes.

Tes gula darah puasa

Tes ini bertujuan untuk mengukur kadar glukosa darah pada saat pasien berpuasa. Pasien akan diminta berpuasa terlebih dahulu selama 8 jam, kemudian menjalani pengambilan sampel darah untuk diukur kadar gula darahnya. Hasil tes gula darah puasa yang menunjukkan kadar gula darah kurang dari 100 mg/dL menunjukkan kadar gula darah normal. Hasil tes gula darah puasa di antara 100-125 mg/dL menunjukkan pasien menderita prediabetes. Sedangkan hasil tes gula darah puasa 126 mg/dL atau lebih menunjukkan pasien menderita diabetes.

Tes toleransi glukosa

Tes ini dilakukan dengan meminta pasien untuk berpuasa selama semalam terlebih dahulu. Pasien kemudian akan menjalani pengukuran tes gula darah puasa. Setelah tes tersebut dilakukan, pasien akan diminta meminum larutan gula khusus. Kemudian sampel gula darah akan diambil kembali setelah 2 jam minum larutan gula. Hasil tes toleransi glukosa di bawah 140 mg/dL menunjukkan kadar gula darah normal. Hasil tes tes toleransi glukosa dengan kadar gula antara 140-199 mg/dL menunjukkan kondisi prediabetes. Hasil tes toleransi glukosa dengan kadar gula 200 mg/dL atau lebih menunjukkan pasien menderita diabetes.

Tes HbA1C (glycated haemoglobin test)

Tes ini bertujuan untuk mengukur kadar glukosa rata-rata pasien selama 2-3 bulan ke belakang. Tes ini akan mengukur kadar gula darah yang terikat pada hemoglobin, yaitu protein yang berfungsi membawa oksigen dalam darah. Dalam tes HbA1C, pasien tidak perlu menjalani puasa terlebih dahulu. Hasil tes HbA1C di bawah 5,7 % merupakan kondisi normal. Hasil tes HbA1C di antara 5,7-6,4% menunjukkan pasien mengalami kondisi prediabetes. Hasil tes HbA1C di atas 6,5% menunjukkan pasien menderita diabetes.

Hasil dari tes gula darah akan diperiksa oleh dokter dan diinformasikan kepada pasien. Jika pasien didiagnosis menderita diabetes, dokter akan merencanakan langkah-langkah pengobatan yang akan dijalani. Khusus bagi pasien yang dicurigai menderita diabetes tipe 1, dokter akan merekomendasikan tes autoantibodi untuk memastikan apakah pasien memiliki antibodi yang merusak jaringan tubuh, termasuk pankreas.

Pengobatan Diabetes
Pasien diabetes diharuskan untuk mengatur pola makan dengan memperbanyak konsumsi buah, sayur, protein dari biji-bijian, serta makanan rendah kalori dan lemak. Pasien diabetes dan keluarganya dapat berkonsultasi dengan dokter atau dokter gizi untuk mengatur pola makan sehari-hari.

Untuk membantu mengubah gula darah menjadi energi dan meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin, pasien diabetes dianjurkan untuk berolahraga secara rutin, setidaknya 10-30 menit tiap hari. Pasien dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memilih olahraga dan aktivitas fisik yang sesuai.

Pada diabetes tipe 1, pasien akan membutuhkan terapi insulin untuk mengatur gula darah sehari-hari. Selain itu, beberapa pasien diabetes tipe 2 juga disarankan untuk menjalani terapi insulin untuk mengatur gula darah. Insulin tambahan tersebut akan diberikan melalui suntikan, bukan dalam bentuk obat minum. Dokter akan mengatur jenis dan dosis insulin yang digunakan, serta memberitahu cara menyuntiknya.

Pada kasus diabetes tipe 1 yang berat, dokter dapat merekomendasikan operasi pencangkokan (transplantasi) pankreas untuk mengganti pankreas yang mengalami kerusakan. Pasien diabetes tipe 1 yang berhasil menjalani operasi tersebut tidak lagi memerlukan terapi insulin, namun harus mengonsumsi obat imunosupresif secara rutin.

Pada pasien diabetes tipe 2, dokter akan meresepkan obat-obatan, salah satunya adalah metformin, obat minum yang berfungsi untuk menurunkan produksi glukosa dari hati. Selain itu, obat diabetes lain yang bekerja dengan cara menjaga kadar glukosa dalam darah agar tidak terlalu tinggi setelah pasien makan, juga dapat diberikan.

Pasien diabetes harus mengontrol gula darahnya secara disiplin melalui pola makan sehat agar gula darah tidak mengalami kenaikan hingga di atas normal. Selain mengontrol kadar glukosa, pasien dengan kondisi ini juga akan diaturkan jadwal untuk menjalani tes HbA1C guna memantau kadar gula darah selama 2-3 bulan terakhir.

Komplikasi Diabetes
Sejumlah komplikasi yang dapat muncul akibat diabetes tipe 1 dan 2 adalah:

Penyakit jantung
Stroke
Gagal ginjal kronis
Neuropati diabetik
Gangguan penglihatan
Katarak
Depresi
Demensia
Gangguan pendengaran
Luka dan infeksi pada kaki yang sulit sembuh
Kerusakan kulit akibat infeksi bakteri dan jamur, termasuk bakteri pemakan daging
Diabetes akibat kehamilan dapat menimbulkan komplikasi pada ibu hamil dan bayi. Contoh komplikasi pada ibu hamil adalah preeklamsia. Sedangkan contoh komplikasi yang dapat muncul pada bayi adalah:

Kelebihan berat badan saat lahir.
Kelahiran prematur.
Gula darah rendah (hipoglikemia).
Keguguran.
Penyakit kuning.
Meningkatnya risiko menderita diabetes tipe 2 pada saat bayi sudah menjadi dewasa.
Pencegahan Diabetes
Diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah karena pemicunya belum diketahui. Sedangkan, diabetes tipe 2 dan diabetes gestasional dapat dicegah, yaitu dengan pola hidup sehat. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah diabetes, di antaranya adalah:

Mengatur frekuensi dan menu makanan menjadi lebih sehat
Menjaga berat badan ideal
Rutin berolahraga
Rutin menjalani pengecekan gula darah, setidaknya sekali dalam setahun

Jika Anda saat ini sedang menderita penyakit DIABETES segera obati dengan PURTIER PLACENTA RIWAY.
SEGERA PESAN UNTUK KESEMBUHAN ANDA..!

TLP/WA 0878 5452 3931/0852 5783 8909
 

[Purtier - RIWAY] Product - Purtier Placenta 6th Edition [CHN/ENG]

Purtier  adalah Terapi Sel Hidup (Live Sel Induk Therapy) yang merupakan sistem SUPER SUPLEMEN NUTRISI yang mengandung EMBRYONIC Sel Induk dari PLACENTA RUSA (tidak ada pengorbanan nyawa rusa) yang adalah teknologi Selandia Baru.
Purtier Placenta Riway terdiri dari 9 jenis bahan berharga. Bahan yang berbeda di Kapsul Sel Hidup Purtier dapat memperbaiki penyakit yang disebabkan gaya hidup dan gejala metabolik. Merangsang proses regenerasi, menjamin kesehatan organ tubuh dan daya hidup, membantu proses membalikkan penuaan. Membantu Proses Pemulihan gula darah, Osteoporosis, Menopause, kelelahan yang berkepanjangan dan lain-lain.

Purtier memiliki kualitas tertinggi dan nilai yang luar biasa, Purtier Placenta Riway adalah produk kecantikan dan kesehatan dengan kualitas tinggi, karena tidak hanya membuat Anda terlihat dan merasa lebih muda, tetapi juga memberikan puluhan manfaat penting bagi tubuh dan benar-benar meremajakan tubuh Anda dari dalam sampai keluar. Seperti disebutkan di atas, Purtier pada dasarnya adalah sebuah bentuk Terapi Live Stem Cell (Terapi Sel Punca yang Hidup) Rusa, dimana lebih aman, lebih murah, tetapi lebih etis dan efektif daripada Terapi Stem Cell Manusia yang lebih dikenal.

Purtier Placenta adalah hasil dari lebih 15 tahun penelitian ilmiah yang intensif dan pengembangan oleh klinik laboratorium yang terkenal dari New Zealand.

Sebelum penemuannya, Terapi Live Sel Punca (Terapi Sel Induk yang Hidup) setara (dalam bentuk injeksi) biayanya USD 30.000 per satu kali terapi di tahun 1960-an (lebih dari USD 200.000 dalam mata uang sekarang), hanya terjangkau oleh orang yang sangat kaya dan selebriti terkenal yang menganggap sebagai salah satu suplemen yang paling berharga di dunia.

Purtier (dalam bentuk kapsul gel lunak berteknologi tinggi) seefektif dengan Terapi Live Stem Cell, tetapi dengan kurang dari 10% dari biaya aslinya! Fakta-fakta ini memberikan nilai yang luar biasa untuk Purtier.

Info Produk dan Pembelian 0878 5452 3931/0852 5783 8909

MANFAAT KONSUMSI PURTIER PLACENTA
Anti-aging
Regenerasi sel beserta jaringan tubuh
Hiperpigmentasi wajah
Pori-pori wajah yang membesar dan kekusaman
Kulit kering, tipis dan keriput
Gangguan tidur (sleeping disorder)
Gangguan pencernaan dan sering sembelit.
Gangguan peredaran darah.
Masalah peradangan sendi.
Penurunan sistem ketahanan tubuh.
Gangguan konsentrasi dan penurunan kewaspadaan.
Disfungsi seksual pria / wanita
Gangguan menstruasi dan gangguan lain yang berhubungan dengan kewanitaan
Sindrom pre-menopause
Berat badan yang tidak stabil
Hiperkolesterolemia dan hipertensi.
Permasalahan yang berhubungan dengan penyakit jantung, kanker dan penyakit degeneratif lainnya
Menurunnya stamina dan energi dalam tubuh
Menurunnya gairah seks dan vitalitas

*) Disclaimer : Hasil yang dicapai bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh dan gangguan kesehatan masing-masing

CARA KONSUMSI PURTIER PLACENTA
Purtier Placenta ini ditujukan kepada orang-orang yang memiliki keluhan tentang kesehatan ataupun orang yang sehat sekalipun. Bisa dimulai pada umur 25 tahun, untuk proses regenerasi sel (tampak lebih muda).

Minum secara rutin dalam jangka waktu 6 bulan agar hasil maksimal.

Bulan pertama, konsumsi 4 kapsul setiap hari. Di pagi hari 1 jam sebelum makan (2 kapsul) dan di malam hari 1 jam sebelum makan (2 kapsul)
Bulan kedua dan seterusnya, konsumsi 2 kapsul setiap hari. Di pagi hari sebelum makan dan di malam hari sebelum makan (1 jam sebelumnya), masing masing 1 kapsul.
*1 box isi 60 kapsul

Info Produk dan Pembelian 0878 5452 3931/0852 5783 8909

Maret 08, 2021

0878 5452 3931 Cara Mengobati Penyakit Diabetes Dengan Obat Tradisional PURTIER PLACENTA RIWAY di Kota Terdekat Surabaya

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia.

Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita.

alodokter-diabetes
Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.

Jenis-Jenis Diabetes
Secara umum, diabetes dibedakan menjadi dua jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 terjadi karena sistem kekebalan tubuh penderita menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Hal ini mengakibatkan peningkatan kadar glukosa darah, sehingga terjadi kerusakan pada organ-organ tubuh. Diabetes tipe 1 dikenal juga dengan diabetes autoimun. Pemicu timbulnya keadaan autoimun ini masih belum diketahui dengan pasti. Dugaan paling kuat adalah disebabkan oleh faktor genetik dari penderita yang dipengaruhi juga oleh faktor lingkungan.

Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang lebih sering terjadi. Diabetes jenis ini disebabkan oleh sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga insulin yang dihasilkan tidak dapat dipergunakan dengan baik (resistensi sel tubuh terhadap insulin). Sekitar 90-95% persen penderita diabetes di dunia menderita diabetes tipe ini.

Selain kedua jenis diabetes tersebut, terdapat jenis diabetes khusus pada ibu hamil yang dinamakan diabetes gestasional. Diabetes pada kehamilan disebabkan oleh perubahan hormon, dan gula darah akan kembali normal setelah ibu hamil menjalani persalinan.

Gejala Diabetes
Diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu, bahkan beberapa hari saja. Sedangkan pada diabetes tipe 2, banyak penderitanya yang tidak menyadari bahwa mereka telah menderita diabetes selama bertahun-tahun, karena gejalanya cenderung tidak spesifik. Beberapa ciri-ciri diabetes tipe 1 dan tipe 2 meliputi:

Sering merasa haus.
Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
Sering merasa sangat lapar.
Turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
Berkurangnya massa otot.
Terdapat keton dalam urine. Keton adalah produk sisa dari pemecahan otot dan lemak akibat tubuh tidak dapat menggunakan gula sebagai sumber energi.
Lemas.
Pandangan kabur.
Luka yang sulit sembuh.
Sering mengalami infeksi, misalnya pada gusi, kulit, vagina, atau saluran kemih.
Beberapa gejala lain juga bisa menjadi ciri-ciri bahwa seseorang mengalami diabetes, antara lain:

Mulut kering.
Rasa terbakar, kaku, dan nyeri pada kaki.
Gatal-gatal.
Disfungsi ereksi atau impotensi.
Mudah tersinggung.
Mengalami hipoglikemia reaktif, yaitu hipoglikemia yang terjadi beberapa jam setelah makan akibat produksi insulin yang berlebihan.
Munculnya bercak-bercak hitam di sekitar leher, ketiak, dan selangkangan, (akantosis nigrikans) sebagai tanda terjadinya resistensi insulin.
Beberapa orang dapat mengalami kondisi prediabetes, yaitu kondisi ketika glukosa dalam darah di atas normal, namun tidak cukup tinggi untuk didiagnosis sebagai diabetes. Seseorang yang menderita prediabetes dapat menderita diabetes tipe 2 jika tidak ditangani dengan baik.

Faktor risiko diabetes
Seseorang akan lebih mudah mengalami diabetes tipe 1 jika memiliki faktor-faktor risiko, seperti:

Memiliki keluarga dengan riwayat diabetes tipe 1.
Menderita infeksi virus.
Orang berkulit putih diduga lebih mudah mengalami diabetes tipe 1 dibandingkan ras lain.
Bepergian ke daerah yang jauh dari khatulistiwa (ekuator).
Diabetes tipe 1 banyak terjadi pada usia 4-7 tahun dan 10-14 tahun, walaupun diabetes tipe 1 dapat muncul pada usia berapapun.
Sedangkan pada kasus diabetes tipe 2, seseorang akan lebih mudah mengalami kondisi ini jika memiliki faktor-faktor risiko, seperti:

Kelebihan berat badan.
Memiliki keluarga dengan riwayat diabetes tipe 2.
Kurang aktif. Aktivitas fisik membantu mengontrol berat badan, membakar glukosa sebagai energi, dan membuat sel tubuh lebih sensitif terhadap insulin. Kurang aktif beraktivitas fisik menyebabkan seseorang lebih mudah terkena diabetes tipe 2.
Usia. Risiko terjadinya diabetes tipe 2 akan meningkat seiring bertambahnya usia.
Menderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
Memiliki kadar kolesterol dan trigliserida abnormal. Seseorang yang memiliki kadar kolesterol baik atau HDL (high-density lipoportein) yang rendah dan kadar trigliserida yang tinggi lebih berisiko mengalami diabetes tipe 2.
Khusus pada wanita, ibu hamil yang menderita diabetes gestasional dapat lebih mudah mengalami diabetes tipe 2. Selain itu, wanita yang memiliki riwayat penyakit polycystic ovarian syndrome (PCOS) juga lebih mudah mengalami diabetes tipe 2.

Diagnosis Diabetes
Gejala diabetes biasanya berkembang secara bertahap, kecuali diabetes tipe 1 yang gejalanya dapat muncul secara tiba-tiba. Dikarenakan diabetes seringkali tidak terdiagnosis pada awal kemunculannya, maka orang-orang yang berisiko terkena penyakit ini dianjurkan menjalani pemeriksaan rutin. Di antaranya adalah:

Orang yang berusia di atas 45 tahun.
Wanita yang pernah mengalami diabetes gestasional saat hamil.
Orang yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) di atas 25.
Orang yang sudah didiagnosis menderita prediabetes.
Tes gula darah merupakan pemeriksaan yang mutlak akan dilakukan untuk mendiagnosis diabetes tipe 1 atau tipe 2. Hasil pengukuran gula darah akan menunjukkan apakah seseorang menderita diabetes atau tidak. Dokter akan merekomendasikan pasien untuk menjalani tes gula darah pada waktu dan dengan metode tertentu. Metode tes gula darah yang dapat dijalani oleh pasien, antara lain:

Tes gula darah sewaktu

Tes ini bertujuan untuk mengukur kadar glukosa darah pada jam tertentu secara acak. Tes ini tidak memerlukan pasien untuk berpuasa terlebih dahulu. Jika hasil tes gula darah sewaktu menunjukkan kadar gula 200 mg/dL atau lebih, pasien dapat didiagnosis menderita diabetes.

Tes gula darah puasa

Tes ini bertujuan untuk mengukur kadar glukosa darah pada saat pasien berpuasa. Pasien akan diminta berpuasa terlebih dahulu selama 8 jam, kemudian menjalani pengambilan sampel darah untuk diukur kadar gula darahnya. Hasil tes gula darah puasa yang menunjukkan kadar gula darah kurang dari 100 mg/dL menunjukkan kadar gula darah normal. Hasil tes gula darah puasa di antara 100-125 mg/dL menunjukkan pasien menderita prediabetes. Sedangkan hasil tes gula darah puasa 126 mg/dL atau lebih menunjukkan pasien menderita diabetes.

Tes toleransi glukosa

Tes ini dilakukan dengan meminta pasien untuk berpuasa selama semalam terlebih dahulu. Pasien kemudian akan menjalani pengukuran tes gula darah puasa. Setelah tes tersebut dilakukan, pasien akan diminta meminum larutan gula khusus. Kemudian sampel gula darah akan diambil kembali setelah 2 jam minum larutan gula. Hasil tes toleransi glukosa di bawah 140 mg/dL menunjukkan kadar gula darah normal. Hasil tes tes toleransi glukosa dengan kadar gula antara 140-199 mg/dL menunjukkan kondisi prediabetes. Hasil tes toleransi glukosa dengan kadar gula 200 mg/dL atau lebih menunjukkan pasien menderita diabetes.

Tes HbA1C (glycated haemoglobin test)

Tes ini bertujuan untuk mengukur kadar glukosa rata-rata pasien selama 2-3 bulan ke belakang. Tes ini akan mengukur kadar gula darah yang terikat pada hemoglobin, yaitu protein yang berfungsi membawa oksigen dalam darah. Dalam tes HbA1C, pasien tidak perlu menjalani puasa terlebih dahulu. Hasil tes HbA1C di bawah 5,7 % merupakan kondisi normal. Hasil tes HbA1C di antara 5,7-6,4% menunjukkan pasien mengalami kondisi prediabetes. Hasil tes HbA1C di atas 6,5% menunjukkan pasien menderita diabetes.

Hasil dari tes gula darah akan diperiksa oleh dokter dan diinformasikan kepada pasien. Jika pasien didiagnosis menderita diabetes, dokter akan merencanakan langkah-langkah pengobatan yang akan dijalani. Khusus bagi pasien yang dicurigai menderita diabetes tipe 1, dokter akan merekomendasikan tes autoantibodi untuk memastikan apakah pasien memiliki antibodi yang merusak jaringan tubuh, termasuk pankreas.

Pengobatan Diabetes
Pasien diabetes diharuskan untuk mengatur pola makan dengan memperbanyak konsumsi buah, sayur, protein dari biji-bijian, serta makanan rendah kalori dan lemak. Pasien diabetes dan keluarganya dapat berkonsultasi dengan dokter atau dokter gizi untuk mengatur pola makan sehari-hari.

Untuk membantu mengubah gula darah menjadi energi dan meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin, pasien diabetes dianjurkan untuk berolahraga secara rutin, setidaknya 10-30 menit tiap hari. Pasien dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memilih olahraga dan aktivitas fisik yang sesuai.

Pada diabetes tipe 1, pasien akan membutuhkan terapi insulin untuk mengatur gula darah sehari-hari. Selain itu, beberapa pasien diabetes tipe 2 juga disarankan untuk menjalani terapi insulin untuk mengatur gula darah. Insulin tambahan tersebut akan diberikan melalui suntikan, bukan dalam bentuk obat minum. Dokter akan mengatur jenis dan dosis insulin yang digunakan, serta memberitahu cara menyuntiknya.

Pada kasus diabetes tipe 1 yang berat, dokter dapat merekomendasikan operasi pencangkokan (transplantasi) pankreas untuk mengganti pankreas yang mengalami kerusakan. Pasien diabetes tipe 1 yang berhasil menjalani operasi tersebut tidak lagi memerlukan terapi insulin, namun harus mengonsumsi obat imunosupresif secara rutin.

Pada pasien diabetes tipe 2, dokter akan meresepkan obat-obatan, salah satunya adalah metformin, obat minum yang berfungsi untuk menurunkan produksi glukosa dari hati. Selain itu, obat diabetes lain yang bekerja dengan cara menjaga kadar glukosa dalam darah agar tidak terlalu tinggi setelah pasien makan, juga dapat diberikan.

Pasien diabetes harus mengontrol gula darahnya secara disiplin melalui pola makan sehat agar gula darah tidak mengalami kenaikan hingga di atas normal. Selain mengontrol kadar glukosa, pasien dengan kondisi ini juga akan diaturkan jadwal untuk menjalani tes HbA1C guna memantau kadar gula darah selama 2-3 bulan terakhir.

Komplikasi Diabetes
Sejumlah komplikasi yang dapat muncul akibat diabetes tipe 1 dan 2 adalah:

Penyakit jantung
Stroke
Gagal ginjal kronis
Neuropati diabetik
Gangguan penglihatan
Katarak
Depresi
Demensia
Gangguan pendengaran
Luka dan infeksi pada kaki yang sulit sembuh
Kerusakan kulit akibat infeksi bakteri dan jamur, termasuk bakteri pemakan daging
Diabetes akibat kehamilan dapat menimbulkan komplikasi pada ibu hamil dan bayi. Contoh komplikasi pada ibu hamil adalah preeklamsia. Sedangkan contoh komplikasi yang dapat muncul pada bayi adalah:

Kelebihan berat badan saat lahir.
Kelahiran prematur.
Gula darah rendah (hipoglikemia).
Keguguran.
Penyakit kuning.
Meningkatnya risiko menderita diabetes tipe 2 pada saat bayi sudah menjadi dewasa.
Pencegahan Diabetes
Diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah karena pemicunya belum diketahui. Sedangkan, diabetes tipe 2 dan diabetes gestasional dapat dicegah, yaitu dengan pola hidup sehat. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah diabetes, di antaranya adalah:

Mengatur frekuensi dan menu makanan menjadi lebih sehat
Menjaga berat badan ideal
Rutin berolahraga
Rutin menjalani pengecekan gula darah, setidaknya sekali dalam setahun

Jika Anda saat ini sedang menderita penyakit DIABETES segera obati dengan PURTIER PLACENTA RIWAY.
SEGERA PESAN UNTUK KESEMBUHAN ANDA..!

TLP/WA 0878 5452 3931/0852 5783 8909
 

🔴 Anda harus tahu PURTIER PLACENTA 6th edition asli

Purtier Placenta  adalah Terapi Sel Hidup (Live Sel Induk Therapy) yang merupakan sistem SUPER SUPLEMEN NUTRISI yang mengandung EMBRYONIC Stem Cell dari PLACENTA RUSA (tidak ada pengorbanan nyawa rusa) yang adalah teknologi Selandia Baru.
Purtier Placenta terdiri dari 9 jenis bahan berharga. Bahan yang berbeda di Kapsul Sel Hidup Purtier Placenta dapat memperbaiki penyakit yang disebabkan gaya hidup dan gejala metabolik. Merangsang proses regenerasi, menjamin kesehatan organ tubuh dan daya hidup, membantu proses membalikkan penuaan. Membantu Proses Pemulihan gula darah, Osteoporosis, Menopause, kelelahan yang berkepanjangan dan lain-lain.

Purtier Placenta Riway memiliki kualitas tertinggi dan nilai yang luar biasa, Purtier Placenta Riway adalah produk kecantikan dan kesehatan dengan kualitas tinggi, karena tidak hanya membuat Anda terlihat dan merasa lebih muda, tetapi juga memberikan puluhan manfaat penting bagi tubuh dan benar-benar meremajakan tubuh Anda dari dalam sampai keluar. Seperti disebutkan di atas, Purtier Placenta Riway pada dasarnya adalah sebuah bentuk Terapi Live Sel Induk (Terapi Sel Induk yang Hidup) Rusa, dimana lebih aman, lebih murah, tetapi lebih etis dan efektif daripada Terapi Sel Punca Manusia yang lebih dikenal.

Purtier adalah hasil dari lebih 15 tahun penelitian ilmiah yang intensif dan pengembangan oleh klinik laboratorium yang terkenal dari Selandia Baru.

Sebelum penemuannya, Terapi Live Sel Induk (Terapi Sel Punca yang Hidup) setara (dalam bentuk injeksi) biayanya USD 30.000 per satu kali terapi di tahun 1960-an (lebih dari USD 200.000 dalam mata uang sekarang), hanya terjangkau oleh orang yang sangat kaya dan selebriti terkenal yang menganggap sebagai salah satu suplemen yang paling berharga di dunia.

Purtier (dalam bentuk kapsul gel lunak berteknologi tinggi) seefektif dengan Terapi Live Sel Induk, tetapi dengan kurang dari 10% dari biaya aslinya! Fakta-fakta ini memberikan nilai yang luar biasa untuk Purtier.

Info Produk dan Pembelian 0878 5452 3931/0852 5783 8909

MANFAAT KONSUMSI PURTIER PLACENTA
Anti-aging
Regenerasi sel beserta jaringan tubuh
Hiperpigmentasi wajah
Pori-pori wajah yang membesar dan kekusaman
Kulit kering, tipis dan keriput
Gangguan tidur (sleeping disorder)
Gangguan pencernaan dan sering sembelit.
Gangguan peredaran darah.
Masalah peradangan sendi.
Penurunan sistem ketahanan tubuh.
Gangguan konsentrasi dan penurunan kewaspadaan.
Disfungsi seksual pria / wanita
Gangguan menstruasi dan gangguan lain yang berhubungan dengan kewanitaan
Sindrom pre-menopause
Berat badan yang tidak stabil
Hiperkolesterolemia dan hipertensi.
Permasalahan yang berhubungan dengan penyakit jantung, kanker dan penyakit degeneratif lainnya
Menurunnya stamina dan energi dalam tubuh
Menurunnya gairah seks dan vitalitas

*) Disclaimer : Hasil yang dicapai bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh dan gangguan kesehatan masing-masing

CARA KONSUMSI PURTIER PLACENTA
Purtier Placenta ini ditujukan kepada orang-orang yang memiliki keluhan tentang kesehatan ataupun orang yang sehat sekalipun. Bisa dimulai pada umur 25 tahun, untuk proses regenerasi sel (tampak lebih muda).

Minum secara rutin dalam jangka waktu 6 bulan agar hasil maksimal.

Bulan pertama, konsumsi 4 kapsul setiap hari. Di pagi hari 1 jam sebelum makan (2 kapsul) dan di malam hari 1 jam sebelum makan (2 kapsul)
Bulan kedua dan seterusnya, konsumsi 2 kapsul setiap hari. Di pagi hari sebelum makan dan di malam hari sebelum makan (1 jam sebelumnya), masing masing 1 kapsul.
*1 box isi 60 kapsul

Info Produk dan Pembelian 0878 5452 3931/0852 5783 8909

Maret 08, 2021

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia.

Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita.

alodokter-diabetes
Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.

Jenis-Jenis Diabetes
Secara umum, diabetes dibedakan menjadi dua jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 terjadi karena sistem kekebalan tubuh penderita menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Hal ini mengakibatkan peningkatan kadar glukosa darah, sehingga terjadi kerusakan pada organ-organ tubuh. Diabetes tipe 1 dikenal juga dengan diabetes autoimun. Pemicu timbulnya keadaan autoimun ini masih belum diketahui dengan pasti. Dugaan paling kuat adalah disebabkan oleh faktor genetik dari penderita yang dipengaruhi juga oleh faktor lingkungan.

Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang lebih sering terjadi. Diabetes jenis ini disebabkan oleh sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga insulin yang dihasilkan tidak dapat dipergunakan dengan baik (resistensi sel tubuh terhadap insulin). Sekitar 90-95% persen penderita diabetes di dunia menderita diabetes tipe ini.

Selain kedua jenis diabetes tersebut, terdapat jenis diabetes khusus pada ibu hamil yang dinamakan diabetes gestasional. Diabetes pada kehamilan disebabkan oleh perubahan hormon, dan gula darah akan kembali normal setelah ibu hamil menjalani persalinan.

Gejala Diabetes
Diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu, bahkan beberapa hari saja. Sedangkan pada diabetes tipe 2, banyak penderitanya yang tidak menyadari bahwa mereka telah menderita diabetes selama bertahun-tahun, karena gejalanya cenderung tidak spesifik. Beberapa ciri-ciri diabetes tipe 1 dan tipe 2 meliputi:

Sering merasa haus.
Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
Sering merasa sangat lapar.
Turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
Berkurangnya massa otot.
Terdapat keton dalam urine. Keton adalah produk sisa dari pemecahan otot dan lemak akibat tubuh tidak dapat menggunakan gula sebagai sumber energi.
Lemas.
Pandangan kabur.
Luka yang sulit sembuh.
Sering mengalami infeksi, misalnya pada gusi, kulit, vagina, atau saluran kemih.
Beberapa gejala lain juga bisa menjadi ciri-ciri bahwa seseorang mengalami diabetes, antara lain:

Mulut kering.
Rasa terbakar, kaku, dan nyeri pada kaki.
Gatal-gatal.
Disfungsi ereksi atau impotensi.
Mudah tersinggung.
Mengalami hipoglikemia reaktif, yaitu hipoglikemia yang terjadi beberapa jam setelah makan akibat produksi insulin yang berlebihan.
Munculnya bercak-bercak hitam di sekitar leher, ketiak, dan selangkangan, (akantosis nigrikans) sebagai tanda terjadinya resistensi insulin.
Beberapa orang dapat mengalami kondisi prediabetes, yaitu kondisi ketika glukosa dalam darah di atas normal, namun tidak cukup tinggi untuk didiagnosis sebagai diabetes. Seseorang yang menderita prediabetes dapat menderita diabetes tipe 2 jika tidak ditangani dengan baik.

Faktor risiko diabetes
Seseorang akan lebih mudah mengalami diabetes tipe 1 jika memiliki faktor-faktor risiko, seperti:

Memiliki keluarga dengan riwayat diabetes tipe 1.
Menderita infeksi virus.
Orang berkulit putih diduga lebih mudah mengalami diabetes tipe 1 dibandingkan ras lain.
Bepergian ke daerah yang jauh dari khatulistiwa (ekuator).
Diabetes tipe 1 banyak terjadi pada usia 4-7 tahun dan 10-14 tahun, walaupun diabetes tipe 1 dapat muncul pada usia berapapun.
Sedangkan pada kasus diabetes tipe 2, seseorang akan lebih mudah mengalami kondisi ini jika memiliki faktor-faktor risiko, seperti:

Kelebihan berat badan.
Memiliki keluarga dengan riwayat diabetes tipe 2.
Kurang aktif. Aktivitas fisik membantu mengontrol berat badan, membakar glukosa sebagai energi, dan membuat sel tubuh lebih sensitif terhadap insulin. Kurang aktif beraktivitas fisik menyebabkan seseorang lebih mudah terkena diabetes tipe 2.
Usia. Risiko terjadinya diabetes tipe 2 akan meningkat seiring bertambahnya usia.
Menderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
Memiliki kadar kolesterol dan trigliserida abnormal. Seseorang yang memiliki kadar kolesterol baik atau HDL (high-density lipoportein) yang rendah dan kadar trigliserida yang tinggi lebih berisiko mengalami diabetes tipe 2.
Khusus pada wanita, ibu hamil yang menderita diabetes gestasional dapat lebih mudah mengalami diabetes tipe 2. Selain itu, wanita yang memiliki riwayat penyakit polycystic ovarian syndrome (PCOS) juga lebih mudah mengalami diabetes tipe 2.

Diagnosis Diabetes
Gejala diabetes biasanya berkembang secara bertahap, kecuali diabetes tipe 1 yang gejalanya dapat muncul secara tiba-tiba. Dikarenakan diabetes seringkali tidak terdiagnosis pada awal kemunculannya, maka orang-orang yang berisiko terkena penyakit ini dianjurkan menjalani pemeriksaan rutin. Di antaranya adalah:

Orang yang berusia di atas 45 tahun.
Wanita yang pernah mengalami diabetes gestasional saat hamil.
Orang yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) di atas 25.
Orang yang sudah didiagnosis menderita prediabetes.
Tes gula darah merupakan pemeriksaan yang mutlak akan dilakukan untuk mendiagnosis diabetes tipe 1 atau tipe 2. Hasil pengukuran gula darah akan menunjukkan apakah seseorang menderita diabetes atau tidak. Dokter akan merekomendasikan pasien untuk menjalani tes gula darah pada waktu dan dengan metode tertentu. Metode tes gula darah yang dapat dijalani oleh pasien, antara lain:

Tes gula darah sewaktu

Tes ini bertujuan untuk mengukur kadar glukosa darah pada jam tertentu secara acak. Tes ini tidak memerlukan pasien untuk berpuasa terlebih dahulu. Jika hasil tes gula darah sewaktu menunjukkan kadar gula 200 mg/dL atau lebih, pasien dapat didiagnosis menderita diabetes.

Tes gula darah puasa

Tes ini bertujuan untuk mengukur kadar glukosa darah pada saat pasien berpuasa. Pasien akan diminta berpuasa terlebih dahulu selama 8 jam, kemudian menjalani pengambilan sampel darah untuk diukur kadar gula darahnya. Hasil tes gula darah puasa yang menunjukkan kadar gula darah kurang dari 100 mg/dL menunjukkan kadar gula darah normal. Hasil tes gula darah puasa di antara 100-125 mg/dL menunjukkan pasien menderita prediabetes. Sedangkan hasil tes gula darah puasa 126 mg/dL atau lebih menunjukkan pasien menderita diabetes.

Tes toleransi glukosa

Tes ini dilakukan dengan meminta pasien untuk berpuasa selama semalam terlebih dahulu. Pasien kemudian akan menjalani pengukuran tes gula darah puasa. Setelah tes tersebut dilakukan, pasien akan diminta meminum larutan gula khusus. Kemudian sampel gula darah akan diambil kembali setelah 2 jam minum larutan gula. Hasil tes toleransi glukosa di bawah 140 mg/dL menunjukkan kadar gula darah normal. Hasil tes tes toleransi glukosa dengan kadar gula antara 140-199 mg/dL menunjukkan kondisi prediabetes. Hasil tes toleransi glukosa dengan kadar gula 200 mg/dL atau lebih menunjukkan pasien menderita diabetes.

Tes HbA1C (glycated haemoglobin test)

Tes ini bertujuan untuk mengukur kadar glukosa rata-rata pasien selama 2-3 bulan ke belakang. Tes ini akan mengukur kadar gula darah yang terikat pada hemoglobin, yaitu protein yang berfungsi membawa oksigen dalam darah. Dalam tes HbA1C, pasien tidak perlu menjalani puasa terlebih dahulu. Hasil tes HbA1C di bawah 5,7 % merupakan kondisi normal. Hasil tes HbA1C di antara 5,7-6,4% menunjukkan pasien mengalami kondisi prediabetes. Hasil tes HbA1C di atas 6,5% menunjukkan pasien menderita diabetes.

Hasil dari tes gula darah akan diperiksa oleh dokter dan diinformasikan kepada pasien. Jika pasien didiagnosis menderita diabetes, dokter akan merencanakan langkah-langkah pengobatan yang akan dijalani. Khusus bagi pasien yang dicurigai menderita diabetes tipe 1, dokter akan merekomendasikan tes autoantibodi untuk memastikan apakah pasien memiliki antibodi yang merusak jaringan tubuh, termasuk pankreas.

Pengobatan Diabetes
Pasien diabetes diharuskan untuk mengatur pola makan dengan memperbanyak konsumsi buah, sayur, protein dari biji-bijian, serta makanan rendah kalori dan lemak. Pasien diabetes dan keluarganya dapat berkonsultasi dengan dokter atau dokter gizi untuk mengatur pola makan sehari-hari.

Untuk membantu mengubah gula darah menjadi energi dan meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin, pasien diabetes dianjurkan untuk berolahraga secara rutin, setidaknya 10-30 menit tiap hari. Pasien dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memilih olahraga dan aktivitas fisik yang sesuai.

Pada diabetes tipe 1, pasien akan membutuhkan terapi insulin untuk mengatur gula darah sehari-hari. Selain itu, beberapa pasien diabetes tipe 2 juga disarankan untuk menjalani terapi insulin untuk mengatur gula darah. Insulin tambahan tersebut akan diberikan melalui suntikan, bukan dalam bentuk obat minum. Dokter akan mengatur jenis dan dosis insulin yang digunakan, serta memberitahu cara menyuntiknya.

Pada kasus diabetes tipe 1 yang berat, dokter dapat merekomendasikan operasi pencangkokan (transplantasi) pankreas untuk mengganti pankreas yang mengalami kerusakan. Pasien diabetes tipe 1 yang berhasil menjalani operasi tersebut tidak lagi memerlukan terapi insulin, namun harus mengonsumsi obat imunosupresif secara rutin.

Pada pasien diabetes tipe 2, dokter akan meresepkan obat-obatan, salah satunya adalah metformin, obat minum yang berfungsi untuk menurunkan produksi glukosa dari hati. Selain itu, obat diabetes lain yang bekerja dengan cara menjaga kadar glukosa dalam darah agar tidak terlalu tinggi setelah pasien makan, juga dapat diberikan.

Pasien diabetes harus mengontrol gula darahnya secara disiplin melalui pola makan sehat agar gula darah tidak mengalami kenaikan hingga di atas normal. Selain mengontrol kadar glukosa, pasien dengan kondisi ini juga akan diaturkan jadwal untuk menjalani tes HbA1C guna memantau kadar gula darah selama 2-3 bulan terakhir.

Komplikasi Diabetes
Sejumlah komplikasi yang dapat muncul akibat diabetes tipe 1 dan 2 adalah:

Penyakit jantung
Stroke
Gagal ginjal kronis
Neuropati diabetik
Gangguan penglihatan
Katarak
Depresi
Demensia
Gangguan pendengaran
Luka dan infeksi pada kaki yang sulit sembuh
Kerusakan kulit akibat infeksi bakteri dan jamur, termasuk bakteri pemakan daging
Diabetes akibat kehamilan dapat menimbulkan komplikasi pada ibu hamil dan bayi. Contoh komplikasi pada ibu hamil adalah preeklamsia. Sedangkan contoh komplikasi yang dapat muncul pada bayi adalah:

Kelebihan berat badan saat lahir.
Kelahiran prematur.
Gula darah rendah (hipoglikemia).
Keguguran.
Penyakit kuning.
Meningkatnya risiko menderita diabetes tipe 2 pada saat bayi sudah menjadi dewasa.
Pencegahan Diabetes
Diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah karena pemicunya belum diketahui. Sedangkan, diabetes tipe 2 dan diabetes gestasional dapat dicegah, yaitu dengan pola hidup sehat. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah diabetes, di antaranya adalah:

Mengatur frekuensi dan menu makanan menjadi lebih sehat
Menjaga berat badan ideal
Rutin berolahraga
Rutin menjalani pengecekan gula darah, setidaknya sekali dalam setahun

Jika Anda saat ini sedang menderita penyakit DIABETES segera obati dengan SOP SUBARASHI |UTSUKUSHII.
SEGERA PESAN UNTUK KESEMBUHAN ANDA..!

HARGA RESMI
Rp. 1.750.000,-/ BOX
isi 28 sachet 

KUNJUNGI https://sop100.biz.id  ATAU TLP/WA 0878 5452 3931

0812 1133 1848 WA TLP JUAL SOP 100 di Antapani Cicadas BANDUNG
 

I-DNA OCTO STEM 35 merupakan formula aktif berupa serbuk yang terbuat dari ekstrak embrio dan plasenta tumbuhan pilihan yang kaya akan enzim tumbuhan dan  memiliki semua kandungan yang penting bagi kehidupan sel tubuh manusia dalam meregerasi sel-sel tubuh manusia yang rusak dan akan mengantikan dengan sel-sel baru yang bermanfaat untuk mempercepat pemulihan saat sakit

MENGAPA HARUS MENGKONSUMSI OCTO STEM 35?
Karena OCTO STEM 35 salah satu produk terbaik dari Jepang yang mempunyai kemampuan meregenerasi sel-sel rusak dengan cepat sehingga mempercepat proses penyembuhan terhadap beragai macam penyakit, Diabetes, Stroke, Jantung, Asma, Paru-paru, Kolesterol, Darah tinggi, Asam urat dll, yang  sekaligus sebagai anti aging serta mendapatkan 35 penghargaan hak paten untuk pengobatan berbagai penyakit dari 4 Negara: JAPAN, ENGLAND, FRANCE dan USA diantaranya:

Wolfson Institute, University of London, UK.
Atomic Energy Agency of FRance.
Louis Pasteur Institute of France.
California State University Los Angles Schoole Of Immunology - USA.
Aichi University of Dermatology.
Japan BioThrapy Society.
Japan Free Medical Society.
Japan Institute of Skin Allergies Association.
Japan University Faculty of Medicine Advanced Medical Comprehensive Research Center.
Japan Center Society Academic Association.
Mie University Body Devensive Medicine.
Nagoya University Risearch Institute of medicine.
Tokyo University of Science.
Tohoko University Medical Cell Information Center.

Serbuk herbal OCTO STEM 35 produksi jepang mendapatkan hak paten untuk membantu menyembuhkan 35 macam penyakit serta teregristrasi resmi keamanannya dari Japan Management Association ( JMA ), JAS ( Japan Agricultural Standard, GMP ( Good Manufacturing Produck), HSA ( Health Sciences Authority) dan BPOM RI sebagai Anti-aging, Anti Allergy, Detoxification, Whitening & Improve Constipation yang sangat aman dikonsumsi bagi tubu manusia. 


Anti-aging (anti penuaan)
1.  SOD effect ( Code: 5-128527)
2. Inhibit free radical effect ( Code: 8-151628 )
3. Anti-oxidation ( Code: 2000-224127 )
4. SOD-like effect (Code: 10-211739 )
5. SOD regeneration effect ( Code: 8-299486 )
6. Enhance SOD beauty effect ( Code: 4-199082)
7. Regulate Immune fuction ( Code: 2006-79340 )
8. immune activation (Code: 2002-203977 )
9. Cell Activation ( Code: 6-243169 )
10. Enhance SOD health effect ( Code: 4-199082 )
11. Immunomodulatory effect ( Code: 2006-293778 )

Anti -allergy (Anti alergi) 
12. Impede combination of allergic antibodies (igE) and igE reseptors effect ( Code: 10-75655_
13. Anti-allergy effect ( Code: 2005-373439 )

Detoxification (Detoksifikasi)
14.  Enhance alcohol metabolism ( Code: 2000-319585 )
15. Reduce liver disorders effect ( Code: 2000-319585 )
16. Thrombolytic effect ( Code: 2001-241363 )
17. Induction of apoptosis ( Code: 2005-282722 )
18. Anti-helicobacter pylori ( Code: 2005- 282722 )
19. Contain B polysaccharide antitumor ( Code: 2004-52060)
20. Prevent drug-resistant infection ( Code: 2004-278572 )
21. Deodorant effect ( Code: 7-348793)
22. Blood pressure suppression effect ( Code: 2000-617912 )
23. Antibacterial effect ( Code: 7-348793 )

Whitening (Pemutih)
24. Inhibit production of melanin pigment ( Code: 2004-101369)
25. Whitening effect ( Code: 2004-56862 )
26. Inhibit melanin pigment move into the epidermis effect ( Code: 2005-174357)
27. UV protection effect ( Code: 2007-121231 )
28. Sun protection effect ( Code: 2007-121231)
29. Prevent pigment Fading effect (Code: 2000-143753 )
30. Enhance fibroblast proliferation subtance effect ( Code: 7-212665 )
31. Collagens activity obstacles effect ( Code: 3-201257 )
32. Tyrosinase activeity impeding effect ( Code: 3-201257)

Improve constipation (Memperbaiki sembelit)
33. Improve Intestinal flora ( Code: 2000-210445 )
34. Improve laxativeness ( Code: 2002-322040 )
35. Improve constipation effect ( Code: 6-242072 )

Ijin Resmi Bpom RI

MANFAAT OCTO STEM 35 :
Membantu mongobati Diabetes
Menormalkan kolesterol
Menormalkan Trigliserida
Menormalkan tekanan darah tinggi/rendah
Membantu mengobati alergi
Membantu mengobati asam urat
Anti kanker
Membantu menormalkan kinerja Jantung
Membantu mengobati asma
Membantu menormalkan fungsi ginjal
Paru-paru
Sebagai anti aging
Meningkatkan imun tubuh 

KANDUNGAN UTAMA OCTO STEM 35 : 
GMT-SOD Diekstrak Dari Beras dan kedelai yang Difermentasi
Meningkatkan efek penghambatan peroksida ( antioksidan).

Mendapatkan beberapa hak paten. 
Terbukti aman & efektif dalam produk komersial dipasar umum selama lebih dari 20 tahun. 
GMT SOD berkhasiat menurunkan tekanan darah.
GMT SOD berkhasiat menurunkan kekentalan darah. 
GMT SOD berkhasiat menurunkan gula darah
GMT SOD berkhasiat menurunkan oksidasi lemak
MT SOD berkhasiat meningkatkan kandungan SOD dalam tubuh.

ROSE CRYSTA-70 Diekstrak dari polyphenol kelopak bunga mawar dan membantu mengontrol berat badan.
Mengandung lebih dari 70% Polyphenol kelopak bunga mawar. 
Diekstrak dari kelompok bunga mawar segar dan disaring dengan spay kering. 

Terbukti secara klinis :
ROSE CRYSTA-70 berkhasiat mengontrol gula darah sehabis makan. 
ROSE CRYSTA-70 berkhasiat mengurangi penyerapan lemak. 
ROSE CRYSTA-70 memiliki anti oksidan yang lebih tinggi dibanting vitamin C dan E

121 MACAM ENZIM TANAMAN
Meregulasi system metabolism internal tubuh, anti peradangan, anti bakteri, membersihkan darah, mengaktifkan sel-sel

57 macam herbal tanaman hutan
27 macam buah-buahan
35 macam sayur-sayuran
5 macam rumput laut/ganggang

TIDAK MENGANDUNG RESIKO INFEKSI VIRUS, TIDAK MEMILIKI RESIKO PENYEBAB KANKER, COCOK UNTUK DIKONSUMSI PERIODE JANGKA PANJANG
Seperti halnya hewan, tumbuhan memiliki organ yang menyerupai plasenta diman embrio benih diberi nutrisi dan tumbuh, ia juga menyediakan semua nutrisi yang penting untuk kehidupan yang baru


11 MACAM VITAMIN: A, B1, B2, B6, B12, C, D, E, NIACIN, ASAM PANTOTENAT, ASAM FOLAT
MEMELIHARA KESEHATAN FUNGSI FISIOLOGIS.
Komponen yang harus ada untuk tubuh dalam memelihara fungsi biologis yang normal agar tetap sehat.


ANTI OKSDAN, MENCEGAH KANKER
Tidak mengandung resiko terinfeksi virus, tidak memiliki resiko penyebab kanker, cocok untuk dikonsumsi dalam jangka panjang


MENGATUR SISTEM ENDOKTRIN, MENINGKATKAN VITALITAS.
ISOFLAVON KEDELAI MENGATUR ESTROGEN.
MENGHALUSKAN KULIT, MENGUATKAN PARU-PARU.
MENGATUR IMUNITAS, ANTI PENUAAN, MENGHALUSKAN KULIT DAN MENGURANGI BERAT BADAN.
MELEMBUTKAN KULIT, ANTI ALERGI, MENCEGAH KULIT DARI PIGMENTASI.
MENGATUR ESTROGEN.
MENGURANI LEMAK DARAH, GULA DARAH, MENYEGARKAN TUBUH, MERAWAT KULIT DAN MENJAGA KESEHATAN.
KEAJAIBAN ENZYM DALAM PENYEMBUHAN BERBAGAI MACAM PENYAKIT KRONIS.

Sudah terbukti jutaan Pasien Dr. Hiromi Shinya, MD sembuh dengan penggunaan Enzym:
Mencegah Penyakit Jantung
Menyembuhkan Kanker
Menangkal Osteoporosis
Meningkatkan Vitalitas
menstimulasi DNA untuk memproduksi Enzym
Di Jepang suplemen enzim sudah digunakan lebih dari 100 tahun, enzim adalah suplemen umum yang digunakan dalam diet masyarakat Jepang, penggunaannya membuat mereka menjadi negara dengan prosestasi populasi dengan umur paling panjang yang terbesar di dunia.

Bahan-bahan aktif yang digunakan secara luas dalam berbagai produk komersial seperti makanan, minuman untuk kesehatan dan kecantikan juga produk-produk fungsioanallain dipasaran.

FORMULA OCTO Stem 35 Terbukti mengaktifkan PPAR (Peroxisome Proliferator Activated Receptors).
PPARs berperan untuk penyakit: obesitas, diabetes, penyakit jantung dan kanker.
PPAR merupakan subfamily nuclear receptor yang mempunyai fungsi dalam adipogenesis, metabolisme lemak & glukosa, fungsi imun, pertumbuhan sel & diferensiasi sel.

CARA MINUM OCTO STEM 35.
Tuang langsung 1 sachet octo stem 35 dibawah Lidah hingga larut dan kemudian ditelan perlahan-lahan. 
[Kenapa dibawah lidah? Karena dibawah lidah terdapat saraf yang dapat menyerap sari makanan lebih cepat]

Untuk penyembuhan konsumsi sehari 2x pagi sebelum makan dan malam sebelum tidur. 
Untuk penyakit berat / kronis disarankan kombinasi dengan DEER PLACENTA  untuk mempercepat proses penyembuhan 
Masa penyembuhan tergantung tingkat keparahan penyakit tsb ada yang 1minggu, 2minggu bahkan ada yang 3bulan.

PERHATIAN..!
Jika saat awal minum terjadi reaksi pada tubuh seperti perut sakit atau reaksi yang lainnya menandakan OCTO STEM 35 mulai bekerja (reaksi pada setiap orang berbeda) & OCTO STEM 35 bisa terus diminum dan rasa sakit akan berangsur-angsur  hilang
Aman dikonsumsi Anak-anak hingga dewasa karena sudah mendapatkan serifikasi dari Badan Kesahatan Jepang yang terkenal ketat dalam menyeleksi makanan kesehatan 
Untuk pengobatan penyakit berat/kronis kombinasikan OCTO STEM 35 & DEER PLACENTA agar proses penyembuhannya lebih cepat.

Ada banyak ratusan  testimoni yang belum kami publikasikan

Disclaimer: *) Hasil bisa berbeda pada tiap individu tergantung tingkat keparahan penyakit yang diderita.

Mereka Sudah Membuktikan.!
dengan OCTO STEM 35
SEGERA PESAN UNTUK KESEMBUHAN ANDA..!

HARGA RESMI
Rp. 750.000,-/ BOX
isi 15 sachet 

KUNJUNGI http://octostem35.com/  https://bit.ly/2CUzHbM ATAU TLP/WA 0878 5452 3931

Maret 08, 2021

0852 5783 8909 Agen PURTIER PLACENTA RIWAY Obat Gagal Ginjal di Apotik di Kota Terdekat Makassar


Purtier Placenta Riway _ Terapi Sel Hidup (Live Sel Induk Therapy) yang merupakan sistem SUPER SUPLEMEN NUTRISI yang mengandung EMBRYONIC Sel Induk dari PLACENTA RUSA (tidak ada pengorbanan nyawa rusa) yang adalah teknologi New Zealand.
Purtier Placenta Riway terdiri dari 9 jenis bahan berharga. Bahan yang berbeda di Kapsul Sel Hidup Purtier dapat memperbaiki penyakit yang disebabkan gaya hidup dan gejala metabolik. Merangsang proses regenerasi, menjamin kesehatan organ tubuh dan daya hidup, membantu proses membalikkan penuaan. Membantu Proses Pemulihan gula darah, Osteoporosis, Menopause, kelelahan yang berkepanjangan dan lain-lain.

Purtier memiliki kualitas tertinggi dan nilai yang luar biasa, Purtier adalah produk kecantikan dan kesehatan dengan kualitas tinggi, karena tidak hanya membuat Anda terlihat dan merasa lebih muda, tetapi juga memberikan puluhan manfaat penting bagi tubuh dan benar-benar meremajakan tubuh Anda dari dalam sampai keluar. Seperti disebutkan di atas, Purtier Placenta pada dasarnya adalah sebuah bentuk Terapi Live Stem Cell (Terapi Sel Punca yang Hidup) Rusa, dimana lebih aman, lebih murah, tetapi lebih etis dan efektif daripada Terapi Stem Cell Manusia yang lebih dikenal.

Purtier adalah hasil dari lebih 15 tahun penelitian ilmiah yang intensif dan pengembangan oleh klinik laboratorium yang terkenal dari New Zealand.

Sebelum penemuannya, Terapi Live Sel Punca (Terapi Sel Induk yang Hidup) setara (dalam bentuk injeksi) biayanya USD 30.000 per satu kali terapi di tahun 1960-an (lebih dari USD 200.000 dalam mata uang sekarang), hanya terjangkau oleh orang yang sangat kaya dan selebriti terkenal yang menganggap sebagai salah satu suplemen yang paling berharga di dunia.

Purtier (dalam bentuk kapsul gel lunak berteknologi tinggi) seefektif dengan Terapi Live Sel Induk, tetapi dengan kurang dari 10% dari biaya aslinya! Fakta-fakta ini memberikan nilai yang luar biasa untuk Purtier Placenta Riway.

Info Produk dan Pembelian 0878 5452 3931/0852 5783 8909

MANFAAT KONSUMSI PURTIER PLACENTA
Anti-aging
Regenerasi sel beserta jaringan tubuh
Hiperpigmentasi wajah
Pori-pori wajah yang membesar dan kekusaman
Kulit kering, tipis dan keriput
Gangguan tidur (sleeping disorder)
Gangguan pencernaan dan sering sembelit.
Gangguan peredaran darah.
Masalah peradangan sendi.
Penurunan sistem ketahanan tubuh.
Gangguan konsentrasi dan penurunan kewaspadaan.
Disfungsi seksual pria / wanita
Gangguan menstruasi dan gangguan lain yang berhubungan dengan kewanitaan
Sindrom pre-menopause
Berat badan yang tidak stabil
Hiperkolesterolemia dan hipertensi.
Permasalahan yang berhubungan dengan penyakit jantung, kanker dan penyakit degeneratif lainnya
Menurunnya stamina dan energi dalam tubuh
Menurunnya gairah seks dan vitalitas

*) Disclaimer : Hasil yang dicapai bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh dan gangguan kesehatan masing-masing

CARA KONSUMSI PURTIER PLACENTA
Purtier Placenta ini ditujukan kepada orang-orang yang memiliki keluhan tentang kesehatan ataupun orang yang sehat sekalipun. Bisa dimulai pada umur 25 tahun, untuk proses regenerasi sel (tampak lebih muda).

Minum secara rutin dalam jangka waktu 6 bulan agar hasil maksimal.

Bulan pertama, konsumsi 4 kapsul setiap hari. Di pagi hari 1 jam sebelum makan (2 kapsul) dan di malam hari 1 jam sebelum makan (2 kapsul)
Bulan kedua dan seterusnya, konsumsi 2 kapsul setiap hari. Di pagi hari sebelum makan dan di malam hari sebelum makan (1 jam sebelumnya), masing masing 1 kapsul.
*1 box isi 60 kapsul

Info Produk dan Pembelian 0878 5452 3931/0852 5783 8909
 

PURTIER PLACENTA Original Riway

Gagal ginjal akut atau acute kidney injury adalah kondisi ketika ginjal berhenti berfungsi secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gangguan aliran darah ke ginjal, gangguan pada ginjal, atau masalah sumbatan pada saluran urine.

Ginjal adalah organ yang memiliki fungsi utama untuk menyaring limbah sisa metabolisme dari dalam darah dan membuangnya melalui urine. Jika fungsi tersebut terhenti, limbah yang seharusnya dibuang malah menumpuk di dalam tubuh.

Acute Kidney Failure - alodokter

Kerusakan ginjal pada gagal ginjal akut dapat terjadi tiba-tiba. Kondisi ini dapat membahayakan nyawa penderitanya. Meskipun demikian, jika dideteksi dan diobati secara cepat dan tepat, kerusakan ginjal akibat gagal ginjal akut dapat disembuhkan.

Penyebab Gagal Ginjal Akut
Penyebab gagal ginjal akut sangat beragam, mulai dari gangguan aliran darah ke ginjal (prerenal), kerusakan pada ginjal itu sendiri, atau sumbatan pada aliran urine (postrenal). Berikut adalah penjelasannya:

Gangguan aliran darah ke ginjal
Ada beberapa penyakit dan kondisi yang dapat menghambat aliran darah ke ginjal dan memicu gagal ginjal, yaitu:

Kehilangan darah atau cairan akibat perdarahan, dehidrasi berat, atau diare berat
Operasi
Sepsis atau anafilaksis
Penyakit hati, seperti sirosis hati
Penyakit jantung, seperti gagal jantung atau serangan jantung
Luka bakar berat
Konsumsi obat-obatan, seperti aspirin, ibuprofen, naproxen, atau obat antihipertensi
Kerusakan pada ginjal
Gagal ginjal akut juga dapat terjadi akibat cedera atau kerusakan pada ginjal itu sendiri, misalnya akibat:

Glomerulonefritis atau peradangan pada saringan di ginjal
Rhabdomyolisis atau kerusakan pada jaringan otot
Penumpukan kolesterol yang menyumbat aliran darah ke ginjal
Penggumpalan darah di pembuluh darah vena dan arteri di ginjal
Skleroderma, yaitu kelompok penyakit yang menyerang kulit dan jaringan ikat
Sindrom hemolitik uremik, yaitu penyakit akibat sel darah merah pecah terlalu cepat
Sindrom tumor lisis, yaitu hancurnya sel-sel tumor yang berakibat pada lepasnya racun yang menyebabkan kerusakan ginjal
Penggunaan obat-obatan, seperti antibiotik aminoglikosida, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), obat hipertensi (seperti ACE inhibitor atau diuretik) dan obat kemoterapi
Penggunaan cairan kontras, yaitu cairan yang digunakan pada pemeriksaan foto Rontgen atau CT scan
Paparan racun, alkohol, kokain, atau logam berat
Penyumbatan pada saluran urine
Adanya sumbatan pada saluran urine, termasuk pelvis ginjal, ureter, kandung kemih, atau uretra, akan menyebabkan kembalinya cairan ke ginjal. Kondisi ini akan merusak ginjal dan bisa menyebabkan gagal ginjal akut. Beberapa penyakit yang dapat menyumbat saluran urine adalah:

Batu ginjal
Tumor pada saluran kemih, ginjal, atau organ yang ada di sekitar ginjal
Pembesaran prostat
Striktur atau jaringan ikat pada saluran kemih
Kerusakan pada saraf kandung kemih (neurogenic bladder)
Efek samping operasi pada panggul
Trombosis pada pembuluh darah vena ginjal
Faktor Risiko Gagal Ginjal Akut
Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terserang gagal ginjal, yaitu:

Berusia 65 tahun ke atas
Sedang menjalani kemoterapi atau perawatan intensif lain
Pernah menderita gagal ginjal sebelumnya
Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit ginjal
Menderita kanker atau sedang menjalani pengobatan kanker
Menderita penyakit ginjal atau pernah mengalami gagal ginjal sebelumnya
Menderita diabetes, hipertensi, gagal jantung, penyakit liver, penyakit arteri perifer atau obesitas
Gejala Gagal Ginjal Akut
Gejala gagal ginjal akut bisa muncul dalam hitungan hari atau bahkan jam setelah gangguan pada ginjal terjadi. Gejalanya berupa:

Jumlah dan frekuensi urine berkurang
Pembengkakan pada tungkai akibat penumpukan cairan
Tubuh mudah lelah
Sesak napas
Gangguan irama jantung
Nyeri atau sensasi tertekan di dada
Napas berbau tidak sedap
Muncul ruam atau rasa gatal di kulit
Nafsu makan menurun
Mual dan muntah
Demam
Sakit di perut dan punggung
Nyeri atau pembengkakan pada sendi
Tremor di tangan
Kejang
Koma
Kapan harus ke dokter
Segera ke IGD bila mengalami gejala gagal ginjal akut, terutama bila Anda pernah mengalami gagal ginjal atau memiliki keluarga dengan riwayat penyakit ginjal.

Periksakan diri ke dokter secara rutin jika Anda menderita penyakit kronis yang bisa menyebabkan gagal ginjal akut, seperti hipertensi dan diabetes.

Untuk mencegah terjadinya gagal ginjal akut akibat penggunaan obat-obatan, jangan mengonsumsi obat sembarangan dan selalu ikuti aturan yang diberikan oleh dokter.

Diagnosis Gagal Ginjal Akut
Dokter akan menanyakan gejala yang dialami dan riwayat penyakit pasien, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang yang meliputi:

Tes darah, untuk mengukur kadar kreatinin dan urea nitrogen yang akan meningkat pada gagal ginjal akut, serta untuk mengukur laju filtrasi glomerulus (glomerular fitration rate) guna menilai tingkat keparahan gagal ginjal akut
Tes urine, untuk mengukur kadar elektrolit dalam urine dan mengukur volume urine yang keluar
Pemindaian dengan USG, CT scan, atau MRI, untuk melihat kondisi ginjal dan mendeteksi ada tidaknya tumor atau sumbatan pada saluran kemih atau pembuluh darah ke ginjal
Biopsi ginjal, untuk mendeteksi ketidaknormalan pada jaringan ginjal
Pengobatan Gagal Ginjal Akut
Pengobatan gagal ginjal akut bertujuan untuk mencegah komplikasi dan mengembalikan fungsi ginjal. Pasien biasanya perlu menjalani rawat inap yang lamanya tergantung pada seberapa parah kondisinya dan seberapa cepat ginjalnya dapat kembali pulih.

Metode pengobatan gagal ginjal akut tergantung pada penyebabnya. Beberapa metode pengobatan yang bisa diberikan oleh dokter adalah:

Pengaturan pola makan, yaitu dengan membatasi konsumsi makanan tinggi garam dan kalium selama proses penyembuhan ginjal
Pemberian obat-obatan, yaitu dengan memberikan obat yang dapat menyeimbangkan kadar elektrolit di dalam darah, memberikan obat diuretik untuk mengeluarkan kelebihan cairan, antibiotik jika gagal ginjal disebabkan oleh infeksi bakteri
Cuci darah, yaitu prosedur yang dilakukan bila kerusakan ginjal cukup parah
Komplikasi Gagal Ginjal Akut
Gagal ginjal akut dapat menyebabkan kematian dan sejumlah komplikasi berikut:

Asidosis metabolik (meningkatnya kadar asam dalam darah)
Ketidakseimbangan elektrolit
Edema paru atau penumpukan cairan di paru-paru
Penyakit jantung, seperti gagal jantung, serangan jantung, aritmia, atau henti jantung
Gangguan pada sistem pencernaan, termasuk perdarahan saluran cerna
Kerusakan ginjal yang bersifat permanen
Hiperkalemia atau tingginya kadar kalium
Gangguan saraf akibat penumpukan ureum atau uremia
Pencegahan Gagal Ginjal Akut
Cara untuk mencegah gagal ginjal akut adalah dengan menjaga kesehatan ginjal dengan melakukan beberapa langkah di bawah ini:

Mengonsumsi makanan sehat
Membatasi asupan garam
Menjaga berat badan ideal
Mengontrol kadar gula darah
Mengontrol tekanan darah
Minum air putih dalam kadar yang cukup
Membatasi konsumsi obat pereda nyeri
Membatasi konsumsi minuman beralkohol
Berhenti merokok
Mengelola stres dengan baik
Berolahraga secara teratur

Jika Anda saat ini sedang menderita penyakit GINJAL AKUT segera obati dengan PURTIER PLACENTA RIWAY.
SEGERA PESAN UNTUK KESEMBUHAN ANDA..!

TLP/WA 0878 5452 3931/0852 5783 8909

2020년버젼 riway 리웨이 회사 및 제품소개 why Riway

Penyakit ginjal kronis (PGK) atau gagal ginjal kronis (GGK) adalah kondisi saat fungsi ginjal menurun secara bertahap karena kerusakan ginjal. Secara medis, gagal ginjal kronis didefinisikan sebagai penurunan laju penyaringan atau filtrasi ginjal selama 3 bulan atau lebih.  

Ginjal berfungsi menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah sebelum dibuang melalui cairan urine. Setiap hari, kedua ginjal menyaring sekitar 120-150 liter darah, dan menghasilkan sekitar 1-2 liter urine.

Gagal Ginjal Kronis-Alodokter
Di dalam setiap ginjal, terdapat unit penyaring atau nefron yang terdiri dari glomerulus dan tubulus. Glomerulus menyaring cairan dan limbah untuk dikeluarkan, serta mencegah keluarnya sel darah dan molekul besar yang berbentuk protein.

Selanjutnya, saat darah melewati unit penyaring tubulus, mineral yang dibutuhkan tubuh disaring kembali sedangkan sisanya dibuang sebagai limbah.

Selain menyaring limbah dan kelebihan cairan, fungsi ginjal lain yang penting dalam tubuh, di antaranya:

Menghasilkan enzim renin yang menjaga tekanan darah dan kadar garam dalam tubuh tetap normal.
Membuat hormon eritropoietin yang merangsang sumsum tulang memproduksi sel darah merah.
Memproduksi vitamin Ddalam bentuk aktif yang menjaga kesehatan tulang.
Dalam kondisi gagal ginjal kronis, cairan dan elektrolit, serta limbah dapat menumpuk dalam tubuh. Gejala dapat terasa lebih jelas saat fungsi ginjal sudah semakin menurun. Pada tahap akhir GGK, kondisi penderita dapat berbahaya jika tidak ditangani dengan terapi pengganti ginjal, salah satunya cuci darah.

Penyakit ginjal kronis merupakan masalah kesehatan global yang jumlahnya terus meningkat. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 oleh Kementrian Kesehatan RI, sebanyak 0,2% dari total jumlah penduduk Indonesia.

Berdasarkan Indonesian Renal Registry yang digagas oleh perkumpulan dokter ginjal se-Indonesia, pada tahun 2016, lebih dari 8000 pasien GGK disebabkan oleh diabetes (nefropati diabetik), dan merupakan penyebab terbanyak di Indonesia. Disusul oleh hipertensi yang jumlahnya hampir 4000 penderita. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan ginjal mengalami gangguan tersebut, salah satunya adalah terlalu sering mengonsumsi makanan penyebab gagal ginjal.

Penderita GGK yang aktif cuci darah juga terus meningkat dari 30 ribu pada tahun 2015, menjadi lebih dari 50 ribu pada tahun 2016. Hal ini baik, karena semakin banyak penderita gagal ginjal kronis tahap akhir yang sudah mengerti dengan pengobatannya. Namun di sisi lain juga menjadi peringatan karena kurang baiknya penanganan gagal ginjal kronis, sehingga membutuhkan terapi pengganti ginjal.

Gejala dan Penyebab Gagal Ginjal Kronis
Gejala gagal ginjal kronis seringkali muncul ketika sudah masuk tahap lanjut. Gejala tersebut meliputi:

Kemunculan darah dalam urine.
Pembengkakan pada tungkai.
Tekanan darah tinggi yang tidak terkendali.
Gagal ginjal kronis disebabkan oleh kerusakan fungsi ginjal, akibat penyakit yang terjadi dalam jangka panjang. Beberapa penyakit yang bisa menjadi penyebab gagal ginjal tersebut, antara lain diabetes, tekanan darah tinggi, atau penyakit asam urat.

Cara Mengobati dan Mencegah Gagal Ginjal Kronis
Penanganan GGK bertujuan untuk meredakan gejala dan mencegah kondisi penyakit bertambah buruk akibat limbah yang tidak dapat dikeluarkan dari tubuh. Untuk itu, deteksi dini dan penanganan secepatnya sangat diperlukan. Secara umum, pengobatan gagal ginjal kronis meliputi:

Pemberian obat-obatan
Cuci darah
Transplantasi ginjal
Untuk mencegah penyakit ini, jalani pola hidup sehat dengan menghindari kondisi yang dapat memicu gagal ginjal kronis.

Komplikasi Gagal Ginjal Kronis
Gagal ginjal kronis dapat memicu sejumlah komplikasi, antara lain:

Gangguan elektrolit, seperti penumpukan fosfor dan hiperkalemia atau kenaikan kadar kalium yang tinggi dalam darah.
Penyakit jantung dan pembuluh darah.
Penumpukan kelebihan cairan di rongga tubuh, misalnya edema paru atau asites.
Anemia atau kekurangan sel darah merah.
Kerusakan sistem saraf pusat dan menimbulkan kejang.

Jika Anda saat ini sedang menderita penyakit GINJAL KRONIS segera obati dengan PURTIER PLACENTA RIWAY.
SEGERA PESAN UNTUK KESEMBUHAN ANDA..!

TLP/WA 0878 5452 3931/0852 5783 8909
 

Maret 08, 2021